“Bos Timah”, Program DLH Basel Ubah Sampah Organik Jadi Kompos

“Harapannya, masyarakat tidak hanya mampu mengelola sampah organik tetapi juga mendapat manfaat ekonomi,” kata Hefi.
DLH Bangka Selatan juga membuka peluang bagi calon pengusaha kompos rumahan untuk bergabung. Para peserta akan didukung dengan pelatihan intensif hingga mampu memasarkan produk kompos secara mandiri.
“Ini adalah kesempatan bagi warga untuk ikut serta menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga,” tambah Hefi.
Bagi masyarakat yang tertarik bergabung, DLH Bangka Selatan menyediakan layanan informasi melalui nomor kontak 087798980313.
“Program ini diharapkan juga mampu menciptakan kesadaran kolektif dalam mengelola sampah organik, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan di Bangka Selatan,” tutup Hefi.




