
“Tugas kami adalah menyampaikan hasil reses kepada eksekutif. Eksekusi kebijakan tetap berada di tangan mereka, namun masukan dari rakyat akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan,” katanya.
Dalam setahun, Ali menyebut terdapat tiga masa sidang yang diiringi dengan tiga masa reses. Momen ini digunakan sebagai wadah untuk menyerap usulan dari berbagai kalangan, mulai dari petani hingga nelayan.
“Kami berharap masyarakat mengedepankan kebutuhan untuk kepentingan umum daripada kepentingan pribadi atau golongan tertentu. Semua pembangunan bertujuan untuk kesejahteraan bersama,” tambah Ali.
Ali juga mengajak masyarakat untuk bersatu dan berkontribusi aktif dalam pembangunan di Bangka Selatan.
“Tidak ada kepentingan golongan dalam pembangunan. Semua untuk masyarakat, mari bersama-sama mengisi pembangunan demi kemajuan daerah kita,” tutupnya. (Tim Mr)




