Apel tersebut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Babel, kedua kapolres, beserta jajaran anggota. Kegiatan ini menjadi momen evaluasi sekaligus pemberian apresiasi atas kesuksesan pengamanan Operasi Ketupat Menumbing 2025 selama periode Lebaran.
Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel, mulai dari tingkat perwira hingga unsur Pembantu Hubungan Lingkungan (PHL), yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
‘Alhamdulillah, secara umum pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing berjalan aman dan kondusif. Ini berkat kerja keras seluruh anggota,” ujar Hendro.
Meski tugas pengamanan Lebaran telah usai, Kapolda mengingatkan jajarannya untuk tetap konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun citra Polri melalui kinerja nyata dan kedekatan dengan warga.
“Mari bangun citra Polri dengan kerja tulus. Mulailah dari wilayah tugas masing-masing. Tingkatkan empati dan rasa syukur dalam bertugas,” pesannya.
Hendro juga mengingatkan agar seluruh personel menghindari tindakan yang dapat merusak reputasi institusi, seperti sikap arogan, kekerasan, atau pelanggaran disiplin.
‘Hindari perilaku tidak profesional seperti pemerasan, ucapan kasar, atau tindakan di luar prosedur. Jadilah polisi yang baik dengan niat dan cara yang baik, insyaallah hasilnya pun baik,” tegasnya.
Kapolda menambahkan, empati dan respons cepat terhadap laporan masyarakat harus menjadi prioritas. Ia meminta seluruh anggota memastikan setiap laporan di SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) ditangani dengan serius dan tulus.
Apel gabungan ini sekaligus menandai dimulainya kembali tugas rutin kepolisian pasca-Lebaran, dengan fokus pada penguatan pelayanan dan kepercayaan publik. (Suf)




