BNNK Basel Usulkan Integrasi Program Narkoba dalam RPJMD 2025-2029
Dan yang ketiga, pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, sebab peredaran narkoba berkaitan erat dengan meningkatnya angka kriminalitas.
“Ketiga poin ini strategis. Narkoba adalah masalah lintas sektor yang menggerogoti fondasi pembangunan jika tidak ditangani secara serius,” ujar Hendra.
Usulan BNNK tersebut mendapat tanggapan positif dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bangka Selatan. Menurut Bappeda, masukan itu akan diakomodasi dalam penyusunan RPJMD yang saat ini tengah berlangsung.

Musrenbang RPJMD 2025–2029 Bangka Selatan diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perangkat daerah, lembaga vertikal, serta perwakilan masyarakat.
Forum ini menjadi ruang dialog dalam menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan yang inklusif dan terintegrasi dengan program nasional. (Suf)




