DPRD Babel

Rina Sindir Predikat Kabupaten Layak Anak di Tengah Kasus Cabul di Ponpes Basel

Rina mengungkapkan, menjamurnya pesantren yang tidak memenuhi standar kualitas pendidikan dan perlindungan anak juga menjadi masalah serius. Ia menuding ada oknum yang mendirikan pesantren semata demi mengejar hibah pemerintah.

“Pesantren dua meter saja sudah berdiri, ini hanya demi dana hibah. Bukan saya menolak pesantren, tapi harus yang berkualitas dan benar-benar mendidik anak-anak,” ucapnya.

Ia menekankan pentingnya tindakan konkret dari pemerintah, termasuk sanksi pencabutan izin bagi pesantren yang terbukti melakukan pelanggaran, terutama pelecehan seksual.

“Cabut izinnya! Jangan cuma formalitas pengawasan. Kalau ada pelanggaran, tindak tegas,” kata Rina.

Baca juga  Jalan Warga Ditutup, DPRD Babel Minta PT BPP Tunjukkan Bukti Kepemilikan Lahan

Tak hanya itu, Rina juga menyoroti masalah lain seperti maraknya peredaran narkoba di Bangka Selatan, yang menurutnya semakin memperburuk kondisi perlindungan anak dan remaja di daerah tersebut.

Rina mendesak agar pemerintah daerah tidak hanya mengejar citra melalui penghargaan, tapi benar-benar memastikan kebijakan yang berpihak pada keselamatan dan masa depan anak-anak.

“Peredaran narkoba seperti beli permen. Seakan hukum tidak menyentuh Bangka Selatan. Ada apa sebenarnya di sini?” pungkasnya. (Suf)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!