“Kita ingin anak-anak merasa nyaman dan aman. Karena itu metode laser menjadi pilihan kami sejak beberapa tahun terakhir. Prosesnya cepat dan luka lebih cepat pulih,” terang Mukhlis.
Suasana haru dan bahagia menyelimuti Gedung Serba Guna Desa Airbara selama kegiatan berlangsung. Beberapa anak tampak tersenyum malu-malu saat menerima bingkisan seusai dikhitan, sementara orang tua mereka mengabadikan momen dengan kamera ponsel.
Salah satu orang tua peserta menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Pemerintah Desa. Ia mengaku terbantu karena tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk proses sunat anaknya.
“Program seperti ini sangat membantu kami sebagai warga desa. Anak saya bisa sunat dengan fasilitas bagus tanpa biaya. Terima kasih Pak Kades dan semua yang terlibat,” ujarnya.
Kegiatan khitanan massal ini pun ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis bingkisan kepada para peserta. Mukhlis berharap kegiatan serupa akan terus digelar setiap tahun dan jumlah peserta bisa semakin banyak.
“Semoga tahun depan lebih ramai, lebih meriah, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat Airbara,” tutupnya. (Suf)



