PANGKALPINANG, MEDIAQU.id – Ketua DPRD Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, akan memanggil General Manager PT Gunung Sawit Bina Lestari (GSBL) untuk membahas persoalan tenaga kerja yang tengah memicu ketegangan di Kabupaten Bangka Barat.
Didit menegaskan, kehadiran manajemen PT GSBL sangat penting karena perusahaan tersebut memiliki peran langsung terhadap mitra kerja yang terdampak kebijakan peralihan tenaga kerja.
“Kami sudah mengundang satu kali dan mereka berjanji akan hadir. Insya Allah pertemuan ini bisa menjadi momentum untuk mencari solusi terbaik,” ujarnya usai audiensi dengan karyawan PT GSBL diruang Badan Musyawarah, Senin (13/10/2025).
DPRD juga akan turut mengundang Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Barat, anggota DPRD setempat yang membidangi ketenagakerjaan, serta perwakilan Komisi IV DPRD Babel dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Babel. Langkah ini diambil agar pembahasan dapat menyeluruh dan tidak berpihak pada salah satu pihak.
“Kami tidak ingin berpihak, melainkan mencari solusi yang saling menguntungkan. PT GSBL memiliki dampak besar bagi daerah, jadi penyelesaian ini penting,” tambah Didit.
Ia berharap, dalam pertemuan mendatang seluruh pihak hadir, termasuk Dinas Tenaga Kerja Bangka Barat yang sebelumnya absen, agar dialog berjalan efektif. DPRD juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna mencegah kesalahpahaman terkait tuntutan para pekerja.
“Mari kita saling menghargai dan bersama mencari jalan keluar. Saya optimis mereka datang dan kita dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Aziz Giobri, Ketua BPD sekaligus perwakilan Desa Mayang menyampaikan sejumlah keluhan tenaga kerja, khususnya karyawan sekuriti PT GSBL yang kini dirumahkan dan diminta bergabung ke PT NCT.




