Tambang Ilegal Marak, Satgas PKH Minta APH dan Instansi Terkait Tak Lepas Tangan

āKami melihat sendiri bagaimana PIP-PIP itu beroperasi tanpa ada tindakan. Bahkan diduga kuat ada keterlibatan oknum-oknum tertentu,ā ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum maupun alur penjualan timah ilegal dari kawasan tersebut.
Maraknya penambangan ilegal di kawasan hutan lindung bukan hanya menimbulkan kerugian negara dari sisi pendapatan, tetapi juga berdampak berat terhadap lingkungan. Hutan lindung yang seharusnya menjadi penyangga ekosistem kini terancam rusak berat.
Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan ribuan hektar hutan lindung di Bangka Belitung telah rusak akibat aktivitas tambang ilegal. Kerusakan tersebut mengakibatkan hilangnya keanekaragaman hayati, meningkatnya erosi, serta pencemaran air di wilayah sekitar.
Warga berharap pihak berwenang segera melakukan investigasi menyeluruh dan menindak tegas para pelaku, termasuk oknum yang diduga terlibat dalam melindungi aktivitas ilegal.
āSeharusnya Satgas PKH tetap memantau lokasi tersebut agar tambang ilegal tidak berjalan lagi, dan harus ditelusuri timahnya dijual ke mana,ā ujar seorang warga lainnya.
Publik juga mendesak pemerintah daerah melakukan langkah konkret untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal serta memulihkan kerusakan lingkungan yang terjadi. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan pertambangan dinilai penting agar kejadian serupa tidak terus terulang. (*)
Sumber : BABELAKTUAL




