BANGKA SELATAN, MEDIAQU.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangka Selatan mengalami pemangkasan anggaran yang cukup signifikan pada tahun anggaran 2025. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah efisiensi yang diterapkan oleh pemerintah daerah.
Berdasarkan data resmi, pagu awal anggaran Diskominfo tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp7.038.516.950. Namun setelah dilakukan pemangkasan sebesar Rp435.913.701,70, pagu akhir menjadi Rp6.602.603.248,30.
Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 lalu, Diskominfo menerima alokasi anggaran sebesar Rp7.363.730.289. Dengan demikian, dalam dua tahun terakhir dinas ini mengalami pengurangan anggaran lebih dari Rp700 juta.
Salah satu sektor yang terdampak langsung dari pemangkasan ini adalah program kerja sama dengan media massa, yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Kerja sama media yang tahun sebelumnya dianggarkan sekitar Rp2 miliar, pada tahun 2025 turun menjadi Rp1 miliar,” ujar salah satu pejabat Diskominfo kepada Mediaqu.id.
Akibat penurunan tersebut, alokasi dana untuk masing-masing media juga mengalami pengurangan. Rata-rata media mendapat pemotongan anggaran sekitar 51,92 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa nilai kerja sama media lokal bervariasi, mulai dari Rp1 juta, Rp1,25 juta, Rp1,5 juta, hingga Rp2 juta per media.



