SPPG PGI Gabek Pangkalpinang Tegaskan Kalsium Tak Hanya dari Susu

PANGKALPINANG, MEDIAQU.id — Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) PGI Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Mada Tri Majaya, memberikan penjelasan terkait menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi pertanyaan sejumlah orang tua murid.
Mada menegaskan bahwa menu tekwan yang disajikan sudah memenuhi standar gizi dan telah mencakup unsur sayuran di dalamnya. Sayuran tersebut diolah langsung sebagai bagian dari tekwan, seperti bengkuang dan jamur kuping, sehingga tidak disajikan terpisah.
“Sayurannya itu ada di dalam tekwan. Jadi bukan terpisah, tapi sudah menyatu sebagai satu menu. Tekwan ini merupakan panganan lokal dan sudah memenuhi standar gizi sesuai ketentuan pusat,” ujar Mada kepada Mediaqu.id, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, dalam satu porsi MBG (satu ompreng), menu telah dirancang lengkap yang terdiri dari menu utama, lauk-pauk, sumber karbohidrat, serta sayuran. Seluruh menu tersebut disusun berdasarkan juknis nasional dan dilaporkan secara rutin ke pemerintah pusat, termasuk ke instansi pengawasan seperti BIN, Kodim, dan Polres.
Distribusi MBG Hari Sekolah dan Libur
Terkait distribusi MBG, Mada menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan dari Senin hingga Sabtu. Namun, mekanismenya dibedakan antara menu basah dan menu kering.
“Senin sampai Jumat itu menu basah. Untuk menu hari Sabtu, karena anak-anak libur, maka menunya dimajukan dan diberikan pada hari Jumat dalam bentuk menu kering,” jelasnya.
Menu kering tersebut dapat berupa roti, buah-buahan, atau abon, dengan ketentuan tetap memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan. Mekanisme ini juga berlaku saat bulan Ramadan, di mana MBG diberikan dalam bentuk menu kering.
Sementara itu, untuk hari libur nasional atau hari besar, Mada menegaskan bahwa MBG tidak disalurkan, sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.




