Pemprov Babel

Pemprof Babel Ingatkan Ancaman Tambang Ilegal Saat KKMD Bahas Policy Brief Mangrove

Salah satu pendekatan yang didorong adalah pemanfaatan mangrove berbasis ekonomi berkelanjutan, seperti pengembangan desa wisata alam.

Selain itu, kerja sama dengan lembaga seperti Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) juga dinilai penting untuk memperkuat upaya pelestarian.

Joko turut mengingatkan bahwa kunci keberhasilan konservasi terletak pada keterlibatan masyarakat lokal. Sebab, mangrove memiliki fungsi vital sebagai pelindung alami dari abrasi dan ancaman bencana laut.

Baca juga  Hidayat Arsani Tegaskan Komitmen Bersama Bangun Daerah, Apresiasi Peran Ombudsman RI

“Kalau masyarakat ikut menjaga, maka ekosistem ini akan tetap bertahan. Mangrove bukan hanya soal lingkungan, tapi juga soal masa depan pesisir,” tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan OPD, akademisi, serta komunitas lingkungan yang tergabung dalam KKMD Babel.

Melalui kajian ini, pemerintah daerah berharap lahir kebijakan yang tidak hanya menyelamatkan lingkungan, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir. (Suf)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!