Monitoring Posyandu Tulip, Bunda Susanti Apresiasi Layanan dan Warga Aktif
PANGKALPINANG, MEDIAQU.id – Ketua Tim Penggerak Posyandu Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin, melakukan kunjungan sekaligus monitoring ke Posyandu Tulip yang berada di samping Kantor Kelurahan Melintang, Senin (4/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya balita dan lansia, berjalan optimal.
Dalam kesempatan itu, Susanti didampingi Lurah, Imam Firdaus, meninjau langsung proses pelayanan yang rutin dilaksanakan setiap bulan oleh para kader posyandu.
Ia menyaksikan berbagai tahapan layanan, mulai dari pendaftaran peserta, penimbangan dan pemeriksaan balita, hingga pelayanan kesehatan bagi warga lanjut usia. Tingginya kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi perhatian tersendiri.
Bunda Susanti, sapaan akrabnya, mengapresiasi antusiasme warga yang dinilai aktif memanfaatkan layanan posyandu sebagai sarana pemantauan kesehatan secara berkala.
“Alhamdulillah warga di sini sudah rajin memanfaatkan fasilitas posyandu yang dilaksanakan setiap bulan. Tadi anak-anak juga sudah diperiksa dan sejauh ini kondisinya baik semua,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan, ia menyebutkan kondisi kesehatan balita berada dalam kategori baik dan tidak ditemukan indikasi masalah kesehatan yang serius. Hal ini dinilai mencerminkan meningkatnya kesadaran orang tua dalam menjaga kesehatan anak.
Meski demikian, Susanti menyoroti kondisi kesehatan sebagian lansia yang memerlukan perhatian lebih. Beberapa di antaranya memiliki tekanan darah dan kadar gula yang cukup tinggi.
“Untuk lansia tadi ada yang tensi dan gulanya cukup tinggi, sehingga perlu perhatian bersama agar kesehatannya tetap terjaga,” katanya.
Menurut Susanti, kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa peran posyandu tidak hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, terutama dalam menerapkan pola hidup sehat.
Ia juga menjelaskan bahwa Posyandu Tulip telah menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam operasionalnya. Layanan tersebut meliputi pendaftaran, pemeriksaan balita, pelayanan kesehatan lansia, hingga layanan pengaduan masyarakat.
Penerapan SPM ini dinilai penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang merata dan berkualitas.
Selain itu, Susanti mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya pengaduan dari masyarakat terkait pelayanan maupun kondisi kesehatan di Posyandu Tulip.
“Alhamdulillah sejauh ini pelayanan berjalan baik dan tidak ada pengaduan dari masyarakat terkait pelayanan maupun kesehatan,” ungkapnya.
Ke depan, ia berharap kualitas pelayanan posyandu dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi fasilitas maupun kapasitas kader, sehingga masyarakat semakin nyaman dan aktif memanfaatkan layanan kesehatan di lingkungan mereka.
“Harapan kita tentunya pelayanan dan fasilitas dapat terus ditingkatkan sehingga masyarakat semakin nyaman dan aktif menggunakan fasilitas posyandu,” tutup Susanti. (Suf)



