RIPPM PT Timah Diperbarui, Fokus pada Pendidikan, Ekonomi, dan Infrastruktur Masyarakat

BANGKA — PT Timah Tbk memperkuat komitmennya dalam menjalankan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) melalui pembahasan pembaruan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di wilayah operasional perusahaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pembahasan pembaruan RIPPM dilakukan melalui Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, dan Bangka Selatan pada 4–8 Mei 2026.
Kegiatan serupa juga direncanakan berlangsung di Pulau Belitung serta wilayah operasional perusahaan lainnya di Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Riau.
Dalam forum tersebut, PT Timah melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, camat, lurah, akademisi, tokoh masyarakat, hingga perwakilan warga.
Pembahasan pembaruan RIPPM menitikberatkan pada tiga fokus utama, yakni menyerap aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah, memaparkan capaian program RIPPM sebelumnya secara terbuka, serta merumuskan pola kolaborasi yang lebih efektif antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.
Melalui forum itu, perusahaan berharap program yang disusun dapat berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pembaruan RIPPM PT Timah juga diarahkan untuk memetakan kebutuhan prioritas masyarakat dalam lima tahun mendatang.
Adapun program PPM PT Timah difokuskan pada enam pilar pembangunan masyarakat, meliputi pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan riil masyarakat, kemandirian ekonomi, lingkungan hidup, dan pembangunan infrastruktur.




