Air Mata Bahagia Ibu di Bangka Selatan, PT TIMAH Selamatkan Kuliah Putrinya
“Kami sempat berdiskusi untuk menghentikan kuliah anak kami karena sudah tidak sanggup membiayainya. Tapi ketika ingin membicarakan hal itu, anak kami hanya diam dan lebih banyak mengurung diri. Kami khawatir kondisi psikologisnya akan terganggu,” katanya.
Ketidakpastian penghasilan sang suami semakin memperbesar kekhawatiran mereka terhadap masa depan anak.
“Alhamdulillah, bantuan dari PT TIMAH ini sangat membantu kami. Kami berharap ini menjadi jalan agar anak kami bisa menyelesaikan kuliahnya dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ungkap Hellis.
Sementara itu, Kepala Desa Gadung, Iskandar, mengapresiasi kepedulian PT TIMAH yang selama ini dinilai konsisten membantu masyarakat di desanya, baik melalui bantuan sosial maupun dukungan di bidang pendidikan.
Menurut Iskandar, berbagai program perusahaan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Selama ini PT TIMAH cukup sering memberikan bantuan kepada masyarakat. Yang paling kami rasakan di antaranya bantuan sapi kurban setiap Iduladha dan bantuan sembako. Kali ini perusahaan juga membantu biaya pendidikan warga kami, tentu ini sangat kami apresiasi,” katanya.
Ia menilai bantuan pendidikan yang diterima keluarga Hellis sangat tepat sasaran karena kondisi ekonomi keluarga masuk dalam masyarakat berpenghasilan rendah.
“Kalau melihat kondisi sehari-harinya, keluarga Ibu Hellis memang layak menerima bantuan. Suaminya bekerja serabutan sebagai pendulang timah dengan penghasilan yang tidak menentu. Bantuan ini setidaknya dapat meringankan biaya kuliah anaknya,” ujarnya.
Iskandar berharap program bantuan pendidikan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak generasi muda di Desa Gadung yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi.
“Desa Gadung merupakan salah satu wilayah IUP PT TIMAH yang cukup luas. Kami berharap ke depan program CSR perusahaan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya untuk membantu warga kurang mampu dan memberikan beasiswa pendidikan. Kami ingin anak-anak Desa Gadung memiliki kesempatan meraih pendidikan yang lebih baik sehingga lahir sumber daya manusia yang berkualitas,” harap Iskandar. (*)
Sumber : www.timah.com



