Ditpolairud Polda Kaltim Ajak Pelajar dan Warga Kutai Barat Utamakan Keselamatan di Sungai

KUTAI BARAT, MEDIAQU.id – Keselamatan di wilayah perairan menjadi perhatian serius Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur.
Melalui personel Markas Unit Patroli Muara Pahu, edukasi tentang keselamatan sungai diberikan kepada pelajar dan masyarakat di Desa Tanjung Laong, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, Selasa (21/7/2026).
Sosialisasi diawali di SD Negeri 001 Desa Tanjung Laong. Di hadapan para siswa, personel Ditpolairud mengingatkan bahaya beraktivitas di sungai tanpa pengawasan orang dewasa.
Anak-anak diminta tidak berenang maupun mandi di sungai sendirian demi menghindari risiko kecelakaan.
Selain memberikan penyuluhan di sekolah, personel juga menyambangi Dermaga Muara Pahu untuk memasang spanduk berisi pesan keselamatan bagi pengguna transportasi air.
Himbauan tersebut mengajak masyarakat agar selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, berhati-hati saat berlayar, serta memperhatikan kondisi sungai sebelum melakukan aktivitas.
Kasubdit Patroli Air Ditpolairud Polda Kaltim melalui personel Unit Patroli Muara Pahu mengatakan, pembentukan budaya keselamatan harus dimulai sejak dini agar masyarakat memiliki kesadaran terhadap risiko yang ada di perairan.
“Melalui sosialisasi ini kami ingin menanamkan kesadaran kepada anak-anak agar memahami potensi bahaya di sungai serta selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di perairan. Edukasi sejak dini menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan di tengah masyarakat,” ujar personel Ditpolairud.
Ia menambahkan, masyarakat memiliki peran penting dalam menekan angka kecelakaan di sungai dengan mematuhi aturan keselamatan dan saling mengingatkan saat beraktivitas di perairan.
“Kami berharap seluruh masyarakat, khususnya yang setiap hari beraktivitas di sungai, dapat bersama-sama membangun budaya tertib dan sadar keselamatan. Dengan kepedulian bersama, risiko kecelakaan di perairan dapat diminimalkan,” katanya.
Kegiatan edukasi tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Ditpolairud Polda Kalimantan Timur untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui pendekatan humanis.
Dengan menyasar pelajar dan warga, Polri berharap budaya keselamatan di wilayah perairan semakin kuat sehingga aktivitas masyarakat di sungai dapat berlangsung lebih aman dan tertib. (**)




