Didatangi Musani, Jamro, dan Warkamni, Pelajar Payung Langsung Curhat Soal Beasiswa dan Fasilitas

BANGKA SELATAN, MEDIAQU.ID — Kedatangan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke sekolah di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, dimanfaatkan para pelajar untuk menyampaikan berbagai aspirasi.
Bukan hanya soal fasilitas belajar, para siswa juga menyampaikan harapan terkait beasiswa hingga wadah untuk mengembangkan bakat dan prestasi.
Aspirasi tersebut disampaikan saat tiga anggota DPRD Babel dari Daerah Pemilihan 3 Bangka Selatan melaksanakan reses di SMAN 1 Payung dan SMKN 1 Payung, Sabtu (12/9/2026).
Ketiga anggota DPRD tersebut yakni Musani dari Partai Keadilan Sejahtera, H. Jamro H. Jalil dari PDI Perjuangan dan Warkamni dari Partai Persatuan Pembangunan.
Dalam kesempatan itu, para legislator tidak hanya menyerap aspirasi. Mereka juga memberikan pendidikan politik kepada pelajar dengan menjelaskan fungsi dan tugas DPRD.
Anggota DPRD Babel, Musani, mengatakan kegiatan reses tersebut dilaksanakan di dua sekolah.
“Hari ini kami melaksanakan reses di dua titik, yakni SMAN 1 Payung dan SMKN 1 Payung,” kata Musani kepada Mediaqu.id.
Minta Rehab Ruang Kelas
Di SMAN 1 Payung, pihak sekolah menyampaikan sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.
Salah satu aspirasi yang menjadi perhatian yakni rehabilitasi ruang kelas.
Kebutuhan tersebut dinilai penting untuk menunjang kenyamanan siswa dan guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Sementara di SMKN 1 Payung, aspirasi yang disampaikan lebih beragam.
Salah satunya mengenai fasilitas olahraga. Pihak sekolah mengusulkan pembangunan lapangan futsal dan lapangan voli.
Fasilitas olahraga tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi siswa untuk berolahraga sekaligus mengembangkan potensi dan prestasi di bidang olahraga.
Kuota Beasiswa Diminta Ditambah
Tak hanya fasilitas fisik, persoalan bantuan pendidikan juga menjadi perhatian.
SMKN 1 Payung mengusulkan penambahan kuota beasiswa sehingga lebih banyak siswa yang dapat memperoleh dukungan untuk menunjang pendidikan mereka.
Sekolah juga menyampaikan perlunya wadah organisasi bagi siswa berprestasi.
Wadah tersebut diharapkan menjadi ruang untuk menyalurkan bakat dan minat siswa, sekaligus membantu mereka mengembangkan kemampuan sesuai bidang yang ditekuni.
Selain itu, para siswa menyoroti kebutuhan penambahan kipas angin di sejumlah ruang kelas agar proses belajar berlangsung lebih nyaman.
Aspirasi lainnya berkaitan dengan masa depan siswa setelah lulus.
Para pelajar mempertanyakan dukungan biaya apabila mereka ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Musani mengatakan berbagai aspirasi yang disampaikan sekolah dan pelajar akan menjadi catatan bagi anggota DPRD untuk diperjuangkan sesuai kewenangan.
Menurutnya, kegiatan reses juga menjadi momentum untuk mendekatkan wakil rakyat dengan generasi muda.
Ia berharap para pelajar memahami fungsi DPRD dan berani menyampaikan aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan mereka.
“Memberikan pendidikan politik untuk generasi milenial dan menjelaskan fungsi serta tugas DPRD,” ujar Musani.
Dengan turun langsung ke sekolah, aspirasi yang muncul pun menjadi lebih konkret, mulai dari rehabilitasi ruang kelas, fasilitas olahraga, tambahan beasiswa hingga ruang pengembangan bakat siswa. (Suf)



