Sampah Masih Menumpuk di Jembatan Jerambah Gantung Meski Ada CCTV dan Ancaman Denda

Namun, tumpukan sampah kembali terlihat di lokasi. Kondisi ini menunjukkan bahwa kegiatan pembersihan perlu diikuti langkah pencegahan agar sampah tidak kembali dibuang di tempat yang sama.
Sejumlah warga yang melintas mengaku terganggu dengan tumpukan sampah tersebut. Salah seorang warga menyebut bau yang ditimbulkan cukup menyengat dan terasa ketika melintas menggunakan kendaraan.
Warga berharap pemerintah segera membersihkan lokasi dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pembuangan sampah.
“Keberadaan CCTV seharusnya benar-benar dimanfaatkan untuk mengidentifikasi pelanggar apabila aktivitas pembuangan sampah terekam,” ujar Mat (43), salah seorang warga yang melintas di kawasan tersebut.
Pemasangan CCTV menjadi kurang efektif apabila hanya berfungsi sebagai alat pemantau tanpa tindak lanjut.
Pemkot Pangkalpinang perlu memastikan kamera tersebut berfungsi dan hasil pengawasan dapat digunakan sesuai mekanisme penegakan aturan.
Jika ditemukan pelanggaran, tindakan dapat dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan bukti yang tersedia.
Di sisi lain, masyarakat juga harus bertanggung jawab menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Sebab, persoalan di Jembatan Jerambah Gantung bukan hanya tentang sampah yang kembali menumpuk, tetapi juga efektivitas pengawasan setelah berbagai upaya kebersihan dilakukan,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, tanggapan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang Fahrizal masih dalam proses konfirmasi. (Suf)



