Headline

Di Balik Puing Kebakaran Dusun Serdang, Yogi Maulana Hadir Membawa Harapan

BANGKA SELATAN, MEDIAQU.ID — Rumah-rumah telah hangus. Harta benda tak lagi tersisa. Bagi warga Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, kebakaran bukan sekadar menghanguskan bangunan, tetapi juga memaksa ribuan orang menghadapi kehidupan yang berubah dalam sekejap.

Lebih dari 500 rumah dilaporkan musnah dan lebih dari 2.000 jiwa terdampak. Di tengah kehilangan itu, kebutuhan pangan, air bersih, dan perlengkapan sehari-hari menjadi persoalan yang harus segera diatasi.

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yogi Maulana, datang membawa bantuan berupa uang tunai Rp100 juta, lima ton beras, ribuan celana dalam, serta 10 unit tandon air atau tedmon.

Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascakebakaran.

Politik Partai Gerindra, Yogi menyadari, bantuan itu tidak akan mengembalikan rumah yang telah menjadi abu. Uang dan beras yang disalurkan juga tidak dapat menggantikan barang-barang berharga maupun kenangan yang hilang bersama kobaran api.

Namun, di tengah musibah yang berat, ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus menguatkan mereka untuk kembali menata kehidupan.

Baca juga  ​Serap Aspirasi di Pantai Batu Perahu, Rina Tarol Desak Pemangkasan Birokrasi PAS Kapal

“Saya turut merasakan duka dan kesedihan yang dialami warga Dusun Serdang. Kehilangan rumah berarti kehilangan tempat berlindung bagi keluarga, tempat anak-anak tumbuh, dan tempat menyimpan begitu banyak kenangan. Lebih dari 500 rumah terbakar dan lebih dari 2.000 jiwa terdampak. Saya tahu, bantuan yang kami bawa tidak akan mampu mengganti semua yang telah hilang. Namun, saya ingin warga tahu bahwa mereka tidak sendirian. Mari saling menguatkan, karena meski rumah telah hangus dilalap api, harapan untuk bangkit tidak boleh ikut padam,” ujar Yogi saat menyerahkan bantuan di posko bencana.

Bukan Sekadar Bantuan

Lima ton beras disalurkan untuk membantu kebutuhan pangan warga. Dana tunai Rp100 juta diharapkan dapat menunjang kebutuhan mendesak, sementara ribuan celana dalam dan 10 unit tandon air ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pribadi serta ketersediaan air.

Di tengah kondisi darurat, bantuan semacam ini menjadi bagian dari upaya meringankan beban masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan harus memulai kembali kehidupan mereka.

Yogi mengakui, apa yang disalurkannya belum sebanding dengan besarnya kerugian yang dialami para korban.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!