Pangkalpinang

Banjir Berulang, Saparudin Siapkan Satgas PU di Tujuh Kecamatan

“Sulit untuk kita menurunkan PC karena jalan inspeksi sudah tidak ada dan rumah warga yang mepet dengan sungai. Jadi, kita imbau pembangunan rumah tidak lagi dekat dengan sungai agar sungai mudah kita bersihkan,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan tersebut, Saparudin meminta perangkat kelurahan hingga tingkat RT dan RW tidak tinggal diam. Mereka diminta menggerakkan warga untuk rutin bergotong royong membersihkan lingkungan dan saluran air.

Selain Rejosari, Pemkot Pangkalpinang memprioritaskan kawasan Kampung Bintang, Gedung Nasional (Genas), dan Pasar Pagi untuk kegiatan pembersihan sungai dan selokan.

Baca juga  Pengajian Al Hidayah Jadi Momentum, Saparudin Titip Pesan Sabar dan Berbagi

“Genas, Kampung Bintang dan Pasar Pagi juga menjadi fokus kita untuk rutin bergotong royong membersihkan selokan dan sungai agar dapat mengurangi potensi banjir,” katanya.

Pembentukan Satgas PU menjadi upaya Pemkot Pangkalpinang memperkuat penanganan banjir dari sisi pemeliharaan saluran. Pemerintah juga perlu mengatasi kendala akses alat berat agar pembersihan sungai dapat berjalan maksimal. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!