PT Timah Tbk

Wujud Kepedulian Generasi Muda, PT TIMAH Support Langkah Bhita di D’Academy 8 Indosiar

“Sebagai orang tua pastinya senang dan bahagia, apalagi Bhita satu-satunya yang masih bertahan dari Bangka Belitung. Kami selalu mendoakan dan memberikan semangat karena tantangan mereka di sana bukan cuma menyanyi, tapi juga mental. Kadang latihan sampai tengah malam, istirahat kurang, belum lagi komentar di media sosial. Jadi memang harus kuat mentalnya. Kami selalu bilang sama Bhita, yang penting usaha dulu, doa dulu, karena tidak semua perjalanan itu mulus,” ujarnya.

Di tengah berbagai kebutuhan selama mengikuti kompetisi, dukungan PT TIMAH (Persero) Tbk menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga Bhita. Bantuan yang diberikan perusahaan dinilai sangat berarti untuk membantu meringankan kebutuhan selama kompetisi, termasuk berbagai persiapan keluarga dalam mendukung perjuangan Bhita.

Selain kebutuhan pendampingan di Jakarta, keluarga juga berupaya memperkenalkan kuliner khas Bangka Belitung melalui buah tangan yang disiapkan untuk para juri dan tim D’Academy.

“Pastinya senang banget karena bantuan ini sangat berarti buat kami. Selama Bhita mengikuti kompetisi, banyak kebutuhan yang harus dipersiapkan. Bukan hanya untuk perjalanan, tetapi juga kebutuhan selama di Jakarta, termasuk oleh-oleh khas Bangka Belitung yang kami siapkan untuk memperkenalkan makanan daerah kepada para juri dan tim di sana. Jadi apa yang diberikan PT TIMAH sekarang ini sangat berharga dan sangat membantu kami. Terima kasih banyak kepada PT TIMAH yang sudah memberikan perhatian dan dukungan untuk Bhita,” katanya.

Sementara itu, Bhita mengaku senang sekaligus bangga karena tidak menyangka perjuangannya dapat membawanya hingga sejauh ini dan tampil di televisi nasional.

Baca juga  PT Timah Dukung Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Bangka Belitung

Selama menjalani karantina sejak Juni, ia juga mendapatkan banyak pengalaman berharga, mulai dari bertemu dengan peserta dari berbagai daerah hingga mempelajari berbagai hal baru selama mengikuti kompetisi.

“Perasaan Bhita senang dan bangga karena bisa sampai sejauh ini. Bhita juga tidak menyangka bisa sampai di tahap ini. Selama di asrama semuanya berkesan, bisa bertemu teman-teman dari seluruh Indonesia, berkumpul bersama, dan mengikuti berbagai kegiatan. Banyak pengalaman dan ilmu baru yang Bhita dapatkan selama di sini,” ungkap Bhita saat diwawancarai melalui panggilan video pada Senin (2/11/2026).

Meski menikmati berbagai pengalaman selama mengikuti kompetisi, Bhita mengaku tetap merindukan keluarganya, terutama sang ibu. Sejak tinggal di asrama, komunikasi dengan keluarga lebih banyak dilakukan melalui telepon. Ia pun berharap sang ibu dapat segera menyaksikan langsung penampilannya di studio Indosiar.

“Kalau perasaan kangen itu pasti ada, apalagi sama mama. Biasanya kan bisa ketemu langsung, cerita secara langsung. Bhita juga pengen banget mama bisa datang dan nonton langsung di studio,” ujarnya.

Bhita juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan dukungan yang diterimanya selama mengikuti kompetisi. Ia berharap dapat terus memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama Bangka Belitung semakin dikenal di tingkat nasional.

“Perasaan Bhita senang dan bersyukur banget karena alhamdulillah banyak yang ikut mendukung perjuangan Bhita. Semoga Bhita juga bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Bangka Belitung. Pokoknya doakan Bhita supaya penampilannya lancar dan semuanya dimudahkan,” ucapnya. (*)

Sumber: www.timah.com

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
error: Content is protected !!