Prof Udin–Cece Dessy Tegaskan Komitmen Politik Beretika: “Demokrasi Bukan Ajang Menjatuhkan”

PANGKALPINANG – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang nomor urut 3, Prof Udin dan Cece Dessy, menyatakan komitmennya untuk menjaga etika dan martabat politik selama Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025.
Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Deklarasi Kampanye Damai yang digelar oleh KPU Pangkalpinang, di Wilhelmina Park, Kamis (24/7/2025).
Dalam pidatonya, Prof Udin menegaskan bahwa kampanye damai bukan hanya seremoni, tapi harus menjadi semangat dalam setiap langkah politik.
“Kami ingin mengedepankan kampanye yang bermartabat, beretika, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Demokrasi adalah ruang kebersamaan, bukan saling menjatuhkan,” ujar Prof Udin.
Sementara itu, Cece Dessy—sapaan akrab Dessy Ayutrisna—juga menyampaikan pesan yang menyentuh, terutama kepada kalangan ibu-ibu yang turut hadir.
“Kota ini butuh pemimpin yang bukan hanya hadir saat kampanye, tetapi selalu hadir saat rakyat membutuhkan. Saya tahu betul apa yang dirasakan para ibu-ibu, dan kami hadir untuk menjawab itu semua,” katanya dengan suara penuh empati.
Puncaknya, Cece Dessy menutup sambutannya dengan sepenggal pantun yang langsung disambut riuh tepuk tangan dari para pendukung, relawan, simpatisan, hingga tamu undangan yang hadir.
“Alun-Alun Lapangan Merdeka. Wilhelmina berseri di Taman Sari. Demokrasi harus kita jaga. Udin–Dessy pilihan hati,” ucapnya.
Deklarasi kampanye damai ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta Pilkada Ulang Pangkalpinang untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang sehat, patuh pada aturan, serta menjaga persatuan di tengah pesta demokrasi yang akan digelar pada 27 Agustus 2025 mendatang.
KPU Pangkalpinang menegaskan bahwa kampanye damai merupakan fondasi bagi terciptanya Pilkada yang berkualitas dan bermartabat. (*)




