Pangkalpinang Fest Season 3 Resmi Dibuka, Budi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
“Kami berharap tidak ada tenant yang menjual produk sejenis dalam satu acara. Namun, seringkali banyak UMKM yang sejenis mendaftar. Kami telah berusaha melakukan kurasi agar tidak lebih dari tiga tenant yang sama untuk mencegah persaingan yang kurang sehat,” jelasnya.
Yuniar juga menambahkan bahwa Pangkalpinang telah ditetapkan sebagai kota kreatif kuliner, namun tidak boleh melupakan sektor-sektor lain seperti kerajinan tangan dan fashion.
“Sejak Pangkalpinang Fest 2, kami telah mengajak pelaku ekonomi kreatif dari dinas pariwisata untuk berpartisipasi. Di Pangkalpinang Fest 3, kami juga melibatkan sektor kerajinan tangan. Tantangan ke depan adalah bagaimana kami dapat menyelenggarakan event yang juga memperhatikan sisi fashion, agar dapat meramaikan dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.
Acara Pangkalpinang Fest Season 3 bukan hanya menjadi ajang promosi bagi UMKM, tetapi juga platform untuk meningkatkan kolaborasi antar pelaku usaha di kota tersebut.
Dalam waktu dekat, Pangkalpinang juga akan menggelar festival Chinese Food dan wedding bazar, menambah variasi acara yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Pangkalpinang Fest diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan meningkatkan daya tarik kota sebagai pusat kegiatan kreatif. (*)
Sumber : Dinas Kominfo




