Kades Nyelanding Buka Suara Soal Dugaan Pungli Sertifikat PTSL
Ia menduga, kemungkinan ada warga yang belum mengambil sertifikat karena belum memenuhi persyaratan tersebut. Terkait pemberitaan yang menyebut adanya pungli dalam distribusi sertifikat PTSL, Nurdin membantah tegas hal tersebut.
“Saya membaca berita di media soal pungli tapi tidak disebutkan secara spesifik desa mana. Yang jelas, saya belum pernah memerintahkan staf saya untuk meminta imbalan dalam pembagian sertifikat. Demi Allah dan Rasulullah, saya tidak pernah menginstruksikan hal seperti itu,” tegasnya.
Nurdin juga menegaskan bahwa pihaknya siap membagikan sisa sertifikat tersebut kepada warga yang berhak. Ia berkoordinasi dengan ketua RT untuk membantu distribusi sertifikat yang masih tersimpan di kantor desa.
Sementara itu, terkait 77 sertifikat yang masih berada di BPN, pihak desa sudah berkoordinasi dan mendapatkan kepastian bahwa sertifikat tersebut akan segera disalurkan kepada warga.
“Kami sudah menghubungi BPN, mereka mengatakan sertifikat yang tersisa akan segera dibagikan ke masyarakat. Kami juga masih menunggu kepastian dari pihak BPN mengenai proses distribusinya,” pungkasnya. (Suf)
Artikel ini sebelumnya telah tayang di Mediaqu.id dengan judul :
- “Ombudsman Babel Endus Dugaan Pungli Proses Penyerahan Sertifikat Tanah di Bangka Selatan”
- “Kades Nangka Bantah Dugaan Pungli Penertiban 195 Sertifikat Tanah”




