130 Warga Basel Kini Bisa Melihat Lagi Berkat Operasi Katarak Gratis AMCF

AMCF tidak hanya memfasilitasi operasi, tetapi juga menanggung seluruh rangkaian kegiatan, termasuk penyediaan makan siang dan snack untuk para pasien dan relawan.
Panitia juga tak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendamping pasien dan seluruh relawan baksos yang telah bekerja keras tanpa lelah demi menyukseskan acara ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan AMCF dan dr. Edwin Bayu Saputra. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat terbebas dari katarak. Semoga bisa terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang,” pungkas Rusi, menyiratkan harapan besar agar program ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat di masa depan.
Keberhasilan luar biasa dari acara ini adalah hasil dari kolaborasi berbagai pihak yang peduli. Selain Yayasan AMCF Indonesia, RS RHANAKA Pangkalpinang, dan RS BAKTI TIMAH.

Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Asisten Bupati, Kapolsek Airgegas, dan pihak PLN. Tak ketinggalan, dedikasi para relawan baksos seperti Habibi, Manaf, Maringgis, Sandi, Emon, dan Herman.
Sebagai informasi, AMCF merupakan organisasi yang telah lama berkiprah sejak tahun 2002. Dedikasi mereka terhadap kemanusiaan telah terwujud dalam berbagai proyek masif di seluruh Indonesia.
Termasuk pembangunan 1.313 masjid, pengoperasian 8 kapal kemanusiaan, pendirian 4 pusat kemanusiaan, 20 lembaga pendidikan bahasa Arab dan studi Islam, 27 klinik, 26 sekolah, 100 panti asuhan, dan 9 stasiun radio.
Peran AMCF dalam pengentasan masalah sosial kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan mata, menjadi bukti nyata komitmen mereka terhadap kesejahteraan masyarakat. (Suf)




