
Sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian, Syahbandar, maupun instansi pertambangan terkait asal pasir timah dan identitas para pengemudi truk.
Kuat dugaan pasir timah tersebut berasal dari wilayah Belitung dan diselundupkan lewat jalur laut menuju Bangka.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menunjukkan masih lemahnya pengawasan terhadap peredaran pasir timah ilegal, yang dinilai merugikan negara dan merusak ekosistem laut akibat aktivitas tambang tanpa izin. (*)




