PT Timah Genap 49 Tahun, Ini Deretan Kontribusi Pajak hingga Program CSR-nya
PANGKALPINANG – Genap berusia 49 tahun, PT Timah Tbk terus menegaskan perannya sebagai salah satu pilar utama pengelolaan sumber daya alam di Indonesia.
Sejak berdiri pada 2 Agustus 1976, perusahaan pelat merah ini tak hanya menggali kekayaan bumi, tetapi juga menanamkan komitmen jangka panjang dalam membangun negeri.
Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 tahun ini, PT Timah mengusung tema “Untuk Merah Putih”, sebagai wujud semangat nasionalisme dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam bangsa.
Direktur PT Timah, Restu Widiyantoro menegaskan bahwa tema ini mencerminkan tekad perusahaan untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.
“Di usia ke-49 ini, semangat PT Timah tetap sama seperti sejak awal berdiri, mengelola timah untuk Indonesia. Kami akan terus memperkuat tata kelola, berinovasi, menjalankan hilirisasi, dan tumbuh bersama masyarakat dalam semangat Merah Putih,” ujar Restu.
Tak sekadar merayakan, HUT ke-49 PT Timah juga menjadi momentum refleksi atas kontribusi panjang perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional.
Timah yang dihasilkan PT Timah bukan hanya andalan ekspor yang menopang devisa negara, tetapi juga jadi fondasi sektor strategis dalam negeri seperti elektronik, konstruksi, dan pertahanan.
Di tengah tantangan industri global, PT Timah terus melakukan transformasi melalui penguatan tata kelola yang mengacu pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Tak hanya fokus pada produksi, perusahaan juga memprioritaskan pelestarian lingkungan dengan merehabilitasi lahan bekas tambang dan mengedepankan prinsip keberlanjutan.




