Gebong Memarong Jadi Magnet Wisata Budaya di Bangka, PT Timah Konsisten Dukung Masyarakat Adat Mapur

“Tahun 2025 ini saja sudah ada lebih dari 2.000 kunjungan, mayoritas dari pelajar dan generasi muda. Ini menunjukkan budaya kita masih diminati dan bisa menjadi sumber edukasi,” kata Asih Harmoko, Ketua Harian Lembaga Adat Mapur.
Asih juga mengapresiasi konsistensi PT Timah yang terus mendampingi mereka sejak awal berdirinya kampung adat ini.
“Kami berharap PT Timah terus mendukung pelestarian budaya, bukan hanya di Mapur, tapi juga bagi adat dan tradisi lain di Bangka Belitung. Budaya adalah jati diri kita,” ungkapnya.
Kini, Kampung Adat Gebong Memarong bukan hanya sekadar bangunan tradisional. Ia telah menjadi simbol bahwa budaya dan kemajuan bisa berjalan beriringan, dan bahwa masa depan dapat dibangun tanpa melupakan akar. (*)
Sumber: www.timah.com




