Lepas Siswa PAUD, Bunda Susanti Ingatkan Orang Tua: Karakter Anak Dimulai dari Rumah.
PANGKALPINANG, MEDIAQU.id — Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Hj. Susanti Saparudin, mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak diukur dari seberapa cepat mereka bisa membaca atau berhitung.
Menurut dia, fondasi terpenting yang harus dibangun sejak usia dini adalah karakter.
Pesan itu disampaikan Susanti saat menghadiri pentas seni dan pelepasan peserta didik di TK Negeri Pembina 1, PAUD Paramarta, dan Gugus PAUD Terpadu Cempaka, Kamis, 4 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan anak usia dini sekaligus awal perjalanan mereka menuju bangku Sekolah Dasar.
“Hari ini adalah momen yang sangat istimewa. Kita berkumpul bukan hanya untuk menyaksikan kelulusan anak-anak kita, tetapi juga merayakan pertumbuhan, kreativitas, dan keberanian mereka melalui panggung pentas seni ini,” kata Susanti.
Di hadapan para orang tua dan guru, ia menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan dan nilai-nilai dasar yang akan dibawa anak hingga dewasa.
Menurut Susanti, anak-anak perlu dibiasakan menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, disiplin, mampu menghargai waktu, serta memiliki empati terhadap orang lain.
Kemampuan bekerja sama dan semangat belajar juga menjadi bagian penting dari pendidikan karakter yang harus ditanamkan sejak dini.
“Pendidikan karakter inilah yang menjadi modal utama bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, adaptif, dan berakhlak mulia di masa depan,” ujarnya.
Ia menilai proses pembentukan karakter tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada sekolah. Peran keluarga, terutama orang tua, menjadi faktor penting dalam memastikan kebiasaan baik yang diajarkan guru dapat terus tumbuh di lingkungan rumah.
Karena itu, Susanti meminta para orang tua untuk melanjutkan pembiasaan positif yang telah ditanamkan selama anak mengikuti pendidikan di PAUD dan taman kanak-kanak.
“Kerja sama yang baik antara sekolah dan rumah adalah kunci keberhasilan penanaman kebiasaan-kebiasaan baik tersebut. Anak-anak akan melanjutkan perjalanan ke jenjang Sekolah Dasar, dan kebiasaan baik itu harus terus dijaga serta dipupuk,” katanya. (Suf)




