Toilet Kotor DPRD Pangkalpinang Cemari Hari Jadi Kota ke-268

Kekecewaan publik pun menyeruak. Bagi sebagian tamu, toilet kotor di gedung legislatif bukan hanya masalah sepele, melainkan simbol ketidakpedulian.
Gedung ber-AC, kursi empuk, dan ruang sidang mewah tak berarti apa-apa ketika kebutuhan dasar tamu undangan justru diabaikan.
Kejadian ini seharusnya menjadi alarm keras bagi DPRD Kota Pangkalpinang. Membersihkan toilet bukan hanya soal kebersihan, melainkan menjaga kehormatan institusi.
Publik kini menanti, apakah pimpinan DPRD akan mengambil langkah tegas untuk memperbaiki fasilitas sekaligus mengembalikan wibawa lembaga yang mereka pimpin, atau justru membiarkan citra buruk itu melekat lebih lama.
Hingga berita ini ditayangkan, Mediaqu.id masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari pihak DPRD Kota Pangkalpinang. (Suf)




