ERROR of THEME - ERROR of THEME - ERROR of THEME JATAM Siapkan Kajian Nuklir, Wacana PLTN Babel Dinilai Berisiko - Mediaqu.id
Bangka Belitung

JATAM Siapkan Kajian Nuklir, Wacana PLTN Babel Dinilai Berisiko

PANGKALPINANG, MEDIAQU.id  – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Bangka Belitung kembali menuai perdebatan. Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) menyatakan akan menginisiasi kajian nuklir di wilayah yang mereka sebut sebagai “zona pengorbanan”.

JATAM menyebut riset tersebut sebagai respons atas kekhawatiran dampak lingkungan dan sosial dari proyek PLTN.

“Kami sedang menyiapkan riset nuklir,” kata perwakilan JATAM kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026).

Menurut JATAM, wilayah Sumatera, termasuk Bangka Belitung, selama ini kerap dijadikan lokasi berbagai proyek ekstraktif berskala besar. Pola pembangunan tersebut dinilai berpotensi mengorbankan ruang hidup masyarakat.

Istilah “zona pengorbanan” digunakan JATAM untuk menggambarkan daerah yang berulang kali menjadi sasaran proyek energi dan pertambangan, namun dinilai minim perlindungan serta kompensasi bagi warga setempat.

Baca juga  Momen Idul Fitri, Gubernur Hidayat Arsani Ajak Masyarakat Pererat Persaudaraan

JATAM juga menilai dokumen rencana pembangunan PLTN belum menunjukkan penerapan prinsip kehati-hatian dan perlindungan lingkungan secara kuat.

Kritik terhadap rencana PLTN tidak hanya datang dari JATAM. Sejumlah pihak lain turut menyoroti aspek transparansi, kajian risiko, serta hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang utuh.

Sebelumnya, pemerintah pusat menegaskan bahwa rencana PLTN masih berada pada tahap kajian awal. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan hingga kini belum ada izin tapak PLTN yang diterbitkan di Bangka Belitung.

Di sisi lain, pihak yang mendukung energi nuklir menilai teknologi ini dapat menjadi bagian dari transisi energi bersih. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) juga terus mendorong peningkatan literasi publik terkait keselamatan dan regulasi nuklir. (***)

Sumber : suarapos.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!