Diskominfo Pangkalpinang Sabet Predikat Inovatif 2025 Lewat Aplikasi SIP KADIN
Dedy berharap capaian tersebut mampu mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pangkalpinang untuk terus berinovasi. Menurutnya, inovasi tidak selalu harus berskala besar, namun yang terpenting mampu menjawab kebutuhan organisasi.
“Semoga ini menjadi penyemangat bagi ASN untuk melahirkan inovasi sesuai bidang masing-masing,” tandasnya.
Sebelumnya, sebanyak 33 penghargaan inovasi daerah diserahkan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin kepada OPD, sekolah, dan UPT Puskemas, Rabu (11/2/2026).
Penyerahan penghargaan berlangsung di ruang rapat Bapperida Kota Pangkalpinang. Penghargaan tersebut diberikan kepada perangkat daerah dan satuan pendidikan yang dinilai berhasil menghadirkan terobosan dalam pelayanan publik maupun tata kelola pemerintahan.
Prof Saparudin menegaskan, inovasi merupakan kunci penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang progresif.
“Ini bukan hanya penghargaan, tapi bentuk apresiasi atas kerja keras dan kreativitas teman-teman semua. Inovasi yang dikembangkan harus terus ditingkatkan dan menjadi motivasi bersama,” ujarnya.
Ia menyebut, Pemkot Pangkalpinang berkomitmen memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Dukungan tersebut, lanjutnya, juga mencakup penciptaan iklim kerja yang mendorong lahirnya ide-ide baru.
“Kami akan terus mendukung peningkatan kapasitas SDM serta menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan inovasi,” tegasnya. (Suf)




