Bangka Selatan

Lapangan Merdeka Toboali Dipoles Rp3,2 Miliar, PUPR Basel Pastikan Lahan Sudah Bersertifikat

BANGKA SELATAN, MEDIAQU.id — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memastikan status lahan Lapangan Merdeka Toboali telah bersertifikat milik pemerintah daerah. Kepastian ini disampaikan menyusul munculnya pertanyaan publik terkait legalitas pembangunan kawasan lapangan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangka Selatan, Elfan Rulyadi, menegaskan bahwa lahan Lapangan Merdeka Toboali secara administratif telah memiliki sertifikat atas nama Pemkab Bangka Selatan.

“Lahan Lapangan Merdeka sudah bersertifikat milik pemerintah daerah, jadi dari sisi legal standing tidak ada masalah,” ujar Elfan kepada Mediaqu.id, Sabtu (7/3/2026).

Ia menjelaskan, saat ini rencana penataan atau pembangunan landscape kawasan lapangan tersebut masih dalam tahap perencanaan. Karena itu, desain teknis pembangunan belum disosialisasikan kepada masyarakat.

“Sekarang masih proses perencanaan. Memang belum ada gambar teknisnya, sehingga desainnya seperti apa belum bisa kami sampaikan ke publik,” jelasnya.

Elfan mengatakan, proyek penataan landscape Lapangan Merdeka direncanakan menelan anggaran sekitar Rp3,2 miliar. Pekerjaan tersebut akan menggunakan metode pengadaan langsung.

Meski begitu, pihaknya belum dapat memastikan secara rinci konsep akhir penataan kawasan tersebut. Namun secara umum, pembangunan nantinya akan menghadirkan berbagai fasilitas publik.

“Pastinya saya belum dapat informasi detail, tetapi konsepnya akan ada area bermain, lapangan olahraga, dan juga penataan untuk memfasilitasi pedagang UMKM yang sudah ada di sekitar lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan tersebut, Yudi Siswanto, mengatakan bahwa anggaran Rp3,2 miliar tersebut belum mencakup keseluruhan area Lapangan Merdeka. Penataan kawasan akan dilakukan secara bertahap.

“Anggaran Rp3,2 miliar itu belum untuk seluruh area. Pembangunannya dilakukan bertahap,” kata Yudi.

Ia juga menyebutkan bahwa konsep landscape kawasan masih dalam tahap finalisasi. Pemerintah daerah berencana mempresentasikan desain penataan tersebut setelah Hari Raya Idulfitri.

“Landscape-nya juga belum final. Nanti setelah Lebaran baru akan dipresentasikan desainnya. Pembangunannya memang bertahap,” ujarnya. (Suf)

Baca juga  PMI Basel dan Vihara Prajna Paramita Gelar Donor Darah Sukarela

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!