Pemprov Babel Hibahkan 2,7 Hektar Lahan untuk UBB
Fakultas Kedokteran Segera Dibangun di Air Anyir

“Kami ingin memastikan ke depan Bangka Belitung tidak lagi kekurangan dokter spesialis maupun tenaga medis ahli, sehingga standar pelayanan kesehatan masyarakat dapat meningkat signifikan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekjen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Badri Munir Sukoco, mengapresiasi langkah Pemprov Babel yang dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan perguruan tinggi.
Ia menyebut hibah tersebut menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap Universitas Bangka Belitung dapat mengelola aset ini secara optimal, sehingga memberikan dampak nyata bagi pengembangan keilmuan, inovasi, serta kontribusi terhadap masyarakat dan pembangunan daerah,” katanya.
Rektor UBB, Prof Ibrahim, turut menyampaikan terima kasih atas hibah lahan tersebut. Ia memastikan pembangunan fasilitas Fakultas Kedokteran akan dilakukan secara bertahap sesuai perencanaan dan ketersediaan anggaran.
“Lahan ini akan menjadi pusat pengembangan Fakultas Kedokteran yang terintegrasi, serta mendukung aktivitas rumah sakit pendidikan. Dampaknya tentu besar bagi peningkatan kualitas pendidikan kesehatan di Babel,” ujarnya.
Diketahui, lahan hibah tersebut berada di kawasan Air Anyir, bersebelahan dengan RSUD Dr (H.C.) Ir Soekarno. Ke depan, rumah sakit tersebut juga direncanakan akan ditetapkan sebagai rumah sakit pendidikan.
Pengembangan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (*)




