Hingga Mei 2026, 8.182 Dapur MBG Kena Suspend
BGN menjelaskan, penghentian sementara dilakukan setelah ditemukan sejumlah permasalahan dalam operasional dapur MBG.
Mulai dari fasilitas yang belum memenuhi standar, sistem pengelolaan yang belum optimal, hingga persoalan mutu makanan dan keamanan pangan yang harus segera diperbaiki.
Langkah suspend tersebut disebut sebagai bentuk pengawasan agar kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap terjaga.
BGN menegaskan dapur yang telah memenuhi seluruh standar dan menyelesaikan perbaikan akan diperbolehkan kembali beroperasi.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan program MBG.
Pemerintah, kata Prabowo, terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar program unggulan tersebut dapat berjalan lebih baik dan tepat sasaran.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi bagi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan lainnya di seluruh Indonesia. (*)




