12 Stan UMKM Meriahkan Bazar Cumasi Durian Babel
Semakin banyak pengunjung yang datang, semakin besar pula peluang transaksi yang dapat meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin UMKM mendapatkan manfaat nyata. Pengunjung yang datang untuk menikmati durian juga bisa melihat dan membeli produk-produk lokal. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi UMKM untuk memperluas pasar,” ujar Yasin kepada Mediaqu.id, Senin (6/7/2026).
Ia menambahkan, keberadaan stan UMKM melengkapi daya tarik Bazar Cumasi Durian Bangka Belitung. Pengunjung tidak hanya menikmati durian khas Bangka Belitung yang sedang memasuki musim panen, tetapi juga dapat berburu kuliner dan produk kreatif yang dihasilkan pelaku usaha lokal.
Bazar tersebut diharapkan menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun masyarakat dari berbagai daerah di Bangka Belitung.
Dengan konsep yang memadukan festival durian, wisata kuliner, dan promosi produk UMKM, Destar Point diproyeksikan menjadi salah satu pusat keramaian baru di Kota Pangkalpinang selama penyelenggaraan acara.
Pemerintah Kota Pangkalpinang optimistis kolaborasi antara pemerintah, komunitas durian, pelaku UMKM, dan masyarakat akan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Tidak hanya meningkatkan omzet para pedagang, tetapi juga memperkuat posisi Destar Point sebagai ruang publik yang produktif dan menjadi destinasi favorit masyarakat.
“Ke depan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang mampu mengangkat potensi produk lokal, memperluas promosi UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Pangkalpinang,” pungkas Yasin. (Suf)




