Bangka Tengah Miliki 246 Inovasi Daerah, Bupati Algafry Targetkan Raih Predikat Terinovatif
BANGKA TENGAH, MEDIAQU.id – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus memperkuat budaya inovasi sebagai salah satu strategi mempercepat pembangunan daerah. Hingga 2026, tercatat sebanyak 246 inovasi telah dihasilkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dan diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
Untuk memperluas partisipasi, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar sosialisasi terhadap seluruh inovasi tersebut kepada berbagai pemangku kepentingan.
Sebelum tahapan sosialisasi, Bappelitbangda lebih dahulu melaksanakan asistensi dan fasilitasi penguatan inovasi melalui program Bengkel Inovasi. Kegiatan ini berlangsung secara konsisten selama enam bulan setiap tahun di Kantor Bappelitbangda Bangka Tengah.
Penguatan inovasi dilakukan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari bengkel inovasi, penjaringan ide, layanan persuasif hingga pendekatan jemput bola kepada perangkat daerah maupun masyarakat.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengatakan inovasi menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah.
“Kami percaya teman-teman di perangkat daerah memiliki kemampuan yang maksimal sehingga inovasi yang ada dapat menjadi sumbu kolaborasi untuk menciptakan perubahan yang berdampak, tidak hanya di lingkungan perangkat daerah tetapi juga menyentuh langsung masyarakat melalui layanan dasar,” kata Algafry.
Menurutnya, keberadaan 246 inovasi tersebut diharapkan mampu mengembalikan Bangka Tengah sebagai daerah yang inovatif di tingkat nasional.
“Dengan 246 inovasi unggulan ini, kami ingin memperkuat tradisi inovasi yang berkualitas dan menjadikan kembali Kabupaten Bangka Tengah sebagai daerah yang terinovatif, adaptif, kreatif, dan kompetitif di tingkat nasional,” ujarnya.
Algafry juga berharap gerakan inovasi tidak hanya lahir dari perangkat daerah, tetapi melibatkan lebih banyak unsur masyarakat.
Ia mendorong desa, unit pelaksana teknis (UPT), sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga komunitas dan organisasi kemasyarakatan ikut berkontribusi menciptakan inovasi.
Menurutnya, langkah tersebut akan mendukung pencapaian visi dan misi RPJMD 2025–2029 serta selaras dengan Rencana Induk Riset, Pengembangan, dan Inovasi Daerah (RIPJPID) Kabupaten Bangka Tengah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, mengatakan penyelarasan RPJMD dengan RIPJPID menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi daerah.
“Kami berharap pada Innovation Government Award (IGA) Tahun 2026, Kabupaten Bangka Tengah dapat kembali meraih predikat Terinovatif,” ujarnya.
Kepala Bappelitbangda Bangka Tengah, R.M. Ikmanto, menjelaskan inovasi yang dikembangkan terdiri dari inovasi digital maupun non-digital yang mencakup berbagai sektor pelayanan dasar.
Di antaranya pelayanan publik, ketenteraman dan ketertiban umum, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, sosial, pemberdayaan masyarakat, perumahan, lingkungan hidup hingga tata kelola pemerintahan.
“Inovasi dirancang dengan pendekatan komprehensif, kolaboratif, dan partisipatif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Hasilnya telah memberikan dampak terhadap tata kelola pemerintahan maupun indikator makro ekonomi dan sosial pembangunan daerah,” jelas Ikmanto.
Di sisi lain, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Bangka Tengah, Dadang Proyogo, menegaskan bahwa asistensi dan sosialisasi merupakan bagian penting dalam siklus inovasi sebelum diterapkan kepada masyarakat.
“Asistensi dan sosialisasi menjadi pemantik dalam mata rantai inovasi. Tujuannya agar masyarakat mengetahui sekaligus ikut berpartisipasi sehingga inovasi yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan,” kata Dadang.
Melalui rangkaian asistensi dan sosialisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berharap lahir lebih banyak inovasi yang tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga mampu mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Berikut 246 inovasi yang dihasilkan oleh Kabupaten Bangka Tengah pada tahun 2024/2025:
1. DIKTUM (Digitalisasi Progres Surat Keputusan pada Bagian Hukum)
2. SELAWANG PERBUP (Sistem Layanan Satu Pintu Pemantauan Penyusunan Peraturan Bupati Kabupaten Bangka Tengah)
3. SADAP (Gerakan Bina Mental Siritual Safari Dakwah Pemerintah)
4. SAHABAT KESRA (BerSama Hadir Berdayakan ZakAT Untuk Kesejahteraan Rakyat)
5. BANGGA (Bangka Tengah Gapai Kepuasan Masyarakat)
6. BINCANG ORTA (Bincang Organisasi dan Tata Laksana)
7. PENTARUMI (Pendata dan Tata Kelola Nama Rupabumi)
8. WARKOP PENTAS (Wadah Koordinasi, Pembahasan dan Tindaklanjut Kerja Sama)
9. SIKOBA (Sistem Konsultasi Online Pengadaan Barang/Jasa)
10. SIOPA ASIK (Sistem Pendaftaran Online Pembuatan Akun Sikan dan Katalog Elektronik)
11. GESITLAH (Gerakan Silaturahmi PBJ Sambil Bekisah)
12. SICERDAS (Sistem CSR Digital Terintegrasi)
13. SOPAN (Skema Optimasi Penganggaran Alternatif Non APBD)
14. FINALLY (Financial Innovation & Literacy (kegiatan edukasi dan literasi keuangan)
15. POJOK KONSULTASI (Konsultasi Surat Pertanggungjawaban Keuangan)
16. SIPERAK (Sistem Informasi Pengendalian Rencana Anggaran Kas)
17. MOLOR SPJ (Monitoring Pelaporan Surat Pertanggungjawaban secara Kolaboratif)
18. SIGAP (Sistem Informasi Agenda Pimpinan)
19. SILA MANDATORI (Sistem Laporan Acara Mandat dan Kunjungan Kedinasan)
20. AURORA BATENG (Administrasi Umum Seputar Sekretariat Daerah Bangka Tengah)
21. LUGAS BATENG (Laporan Tugas dan Giat Sekretaris Daerah Bangka Tengah)
22. SOBAT SETDA (Sistem Optimalisasi Booking Area dan Tempat Sekretariat Daerah Bangka Tengah)
23. JARING ASMARA (Jalinan Ringkas Aspirasi Masyarakat)
24. SIWASPADA (Sistem Informasi Wadah Inspirasi dan Pengaduan Inspektorat Daerah Kabupaten Bangka Tengah)
25. SIKOMPAK (Sistem Konsultasi, Informasi, dan Pengawasan Inspektorat Daerah Kabupaten Bangka Tengah)
26. Pusui (Pojok Konsultansi Inspektorat)
27. BEKECAK (Bersama Mengembangkan Ekowisata Desa Celuak)
28. PILAR STARTUP (Pendampingan Inovasi dan Layanan Akselerasi Start Up)
29. ADE PERAN (Aksi Penanggulangan Responsif Masalah Kemiskinan)
30. NATAK INOVASI (Nyata Aksi Terpadu Ketuk Pintu dan Implementasi Asistensi Desa Untuk Menjaring Inovasi)
31. BENGKEL INOVASI
32. LIVID (Lomba Inovasi Daerah) Kabupaten Bangka Tengah
33. KELAS BENGKEL (Kegiatan Layanan Asistensi Solutif yang Mendukung Berkembangnya Eksplorasi dan Elaborasi Inovasi Daerah dan Kreativitas Lokal)
34. SI ABANG GANTENG (Diskusi Tematik Pembangunan Bangka Tengah
35. E-Raport (Sistem Perencanaan, Penganggaran dan Evaluasi yang Inovatif Terpadu dan Terintegrasi)
36. PESAN ABANG (Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang)
37. MANGROVE (Manajemen Pengelolaan Kawasan Hutan Bakau untuk Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi dan Keberlanjutan Ekosistem Lingkungan)
38. SIPINTAR (Sistem Penjaringan Inovasi Terintegrasi Antar Perangkat Daerah)
39. COLLABORATEA (Collaborative Planning For Regional Development with Traction Energy Asia)
40. “GADIS NAMANG (Gerakan Masyarakat Dalam Mewujudkan Pelindungan Produk Indikasi Geografis Madu Pelawan Namang)”
41. E-RAPORT
42. Fosil Indah (Form Pengisian Inovasi Daerah)
43. KAWAN YO GI PELESIR (Kegiatan Alternatif Bagi Warga Nelayan Yang Kolaboratif dan Terintegrasi melalui Pemanfaatan Potensi Ekonomi Lokal untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir)
44. USOL SIPP YANG SMART (Usul Online Layanan Mutasi Pemberhentian dan Pangkat yang Sistematis, Aman, Responsif, dan Transparan)
45. SAHABAT PURNABAKTI (Sistem Kemudahan Administrasi dan Layanan Bersama Terintegrasi Purnabakti)
46. SIKAOLIN (Sistem Informasi Kepegawaian Online)
47. SIPELAWAN (Sistem Presensi Elektronik Selawang Segantang)
48. SIKETAWAI (Sistem Informasi Kinerja Tahunan Pegawai)
49. SISADAP (Sistem Administrasi Data dan Arsip Kepegawaian)
50. SIMANGKOL (Sistem Informasi Pengembangan Kompetensi Online)
51. SICUAL (Sistem Cuti Online)
52. Webinar Series Ngopi Pagi (Ngopi Bareng Pimpinan dan Pegawai Inspiratif) (WES NGOPI)
53. Pemetaan Individual Develompent Plan (IDP) (PEDAL) melalui Google Form
54. SEGANTANG (Sistem Gabungan Data Keuangan)
55. SIPATEN (Sistem Pemanfaatan Aset Tanah Bangka Tengah)
56. SEMAMP.AI (Saluran Efektif Memahami Anggaran Melalui Percakapan AI)
57. SIPERIGI (Sistem Informasi Pegawai dan Administrasi Gaji)
58. SIROJAK (Sistem Rekonsiliasi Pajak)
59. SIPADAT (Sistem Informasi Pajak Daerah Terpadu)
60. MONICA (Monitoring Kinerja Penyampaian SPPT)
61. RADAR DESA (Relawan Amankan Daerah, Desa Siaga Anti Narkotika)
62. SIBINTUKAR (Sistem Pembinaan Pembentukan Karakter)
63. SIONKON (Sistem Otomasi Ngelapor Konflik)
64. SIREKAN (Sistem Rekomendasi Izin Penelitian)
65. APlikasi SIOMAS (Sistem Informasi Masyarakat)
66. IKPO (Inovasi Kaderisasi Pemberdayaan Ormas)
67. SI MEICAN (SosialisaSI Mitigasi Edukasi Informasi BenCANa
68. Open Talangan Namedig (Optimalisasi Pengelolaan Data Peralatan Penanggulangan Bencana dengan Memanfaatkan Media Digital)
69. SI-KEMBANG (Sinergi Kemitraan Lembaga Penanggulangan Bencana)
70. PRAWIRA SEBATENG (Program Kewirausahaan Sekolah Bangka Tengah)
71. SMP Terbuka aTSi (Atasi Anak Tidak Sekolah)
72. GETAS ITULAH (Gerakan Penuntasan Identifikasi Putus Sekolah)
73. Desa Sadar Pendidikan
74. PEMBATIK LITNUM (Pembelajaran Berbasis TIK Peningkatan Literasi dan Numerasi)
75. SIPERADIK (Sistem Penerimaan Peserta Didik)
76. AGER KESORGA (Ayo Gerak Kesehatan dan Olahraga)
77. AMALIA (Ayo Bersama Peduli Lansia)
78. BUNDA POSYANDU
79. GETA JATI (Gerakan Tanggulangi Anemia Remaja Putri)
80. SI KEBABS (Aksi Cegah Buang Air Besar Sembarangan)
81. AOK (Ayo Konseling)
82. La SIAP
83. PETIK (Pengendalian Asistensi Antibiotik)
84. SIPERINTIS (Aksi Periksa Jentik Sendiri)
85. FANTASTIS (Fasilitas Ambulans dan tempat tinggal gratis)
86. JUARA (Jum’at Minum Tablet Tambah Darah)
87. PACAK BANG (Pelibatan Aktif Cegah dan Antisipasi Kebanjiran dan Genangan)
88. SEJAKON (Selawang Jasa Konstruksi Bangka Tengah)
89. SI ALBUM DESA
90. SILAKSO (Sistem Pelayanan Kesejahteraan Sosial)
91. SEPAKAT (Sistem E-Planning Pengelolaan Administrasi Keuangan dan Aset Desa Terpadu)
92. PELIKES (Pelayanan Perlindungan Kesejahteraan Sosial)
93. SILANCAR (Sistem Pelaporan secara Elektronik)
94. KOPLING (Komik Peduli Lingkungan)
95. ICOVER (Informasi barcode dan voice over)
96. SIFITRI (Sistem Informasi Terintegrasi status lingkungan hidup)
97. Bank Sampah ‘’ BERTAMBAH’’
98. MENAKSIR (Metode sederhana dalam menganalisa pencemaran air)
99. SI KAWAN BAPER (Sistem Kolaborasi Wisata, Kebudayaan, Kepemudaan,dan Olahraga berbasis Pelayanan Terintegrasi)
100. SIPANDAN (Saluram Informasi Pelayanan Kepemudaan)
101. Infasol (Informasi Fasilitas Olahraga) Melalui Sosial Media
102. “BEKISAH (Budaya, Edukasi, dan Kisah Indah Sejarah Alam Hidup Bangka Tengah)
103. “RESAM (Ruang Edukasi Sahabat Anak, Serta Minim Sampah)
104. Rumah Kreatifitas Seni dan Budaya Bangka Tengah
105. SIBERBATIK (Sinergi Belajar Berbasis Tradisi dan Kearifan Lokal)
106. PESTA PADI (Pusat Edukasi dan Tata Kelola Cagar Budaya Digital)
107. DOKTER SARI CANTIK
108. PENANTIAN (inovasi pembaharuan)
109. AMOY NONI SIPERAWAN (Aktivitas Menikah Orang Yang Non-Islam dalam Pelayanan Administrasi Pelaporan Perkawinan)
110. GI NGANYAU (Gerakan integrasi ngurus administrasi nyata untuk anak sekolah)
111. Jempol Mantan (Jemput Bola Masyarakat Rentan)
112. Jempol Aksi IKD (Jemput Bola Aktivasi Identitas Kependudukan Digital)
113. SIPADING (Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan, Disabilitas, Lansia, dan ODGJ)
114. SIPELINDUNG (Sistem Informasi Perempuan Terlindungi)
115. TAJIR (Teruntuk Ayah Wajib Hadir)
116. TARASYA (Taman Asuh Ramah dan Sayang Anak)
117. He For She and Kids
118. KISANAK (Kita Sayangi Anak)
119. PELITA (Pelaporan Layanan Tumbuh Kembang Anak)
120. ORTUBA (Orangtua Bersama Anak)
121. KLIK-KIR (Kemudahan Layanan Informasi Kendaraan dan Komunikasi KIR)
122. DIOPERA (Digitalisasi Pelaporan Operasional Bus Sekolah dan Angkutan Kota)
123. KURAU (Kurangi Unsur Kumuh, Relokasi Aman Untukmu)
124. SATRIA BATENG (Satu Data Rumah Tidak Layak Huni Kabupaten Bangka Tengah)
125. AWAZIN (Pengawasan Perizinan)
126. SHINING BANGKA TENGAH (Sharing and Investing Bangka Tengah)
127. LALAPAN (Layanan Penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal)
128. GENZIN (Agen Perizinan)
129. SULIZTA (Susul Izin ke Tempat Anda)
130. ULAT DAUN (Unit Layanan Disabilitas Berdaya dan Unggul)
131. REPOT LAKER BATENG (Respon Cepat Layanan Ketenagakerjaan Bangka Tengah)
132. SuperApps Bedulang
133. Iklan Layanan Masyarakat berbasis Cinematografi
134. SP4 Lapor Goes to school
135. Diseminasi Publikasi berbasis Majalah Digital
136. SIKOK DATA (Sistem Informasi Komunikasi dan Kelola Data)
137. KEDAI DIGITAL UMKM (Kelas Edukasi Digital UMKM)
138. RANTING EMAS (Pelayanan Tera Ulang Anti Stunting ke Puskesmas)
139. BANG AYI (Bersama Cegah Stunting Melalui Ayo Makan Ikan)
140. JEMPOL IKAN (Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan)
141. LAKU BANGET (Lempah Kuning Kaleng Bangka Tengah)
142. PAKAN RAKYAT (Pabrik Pakan Ikan Skala Rakyat)
143. FISH CARE (Fast Intervention For Swift Handling, Control of Fish Disease and Enviromental For Aquaculture and Resource Enhancement)
144. DAYANG MESRA (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir melalui Budidaya Udang Vaname Skala Rakyat)
145. TEMAN CHATTING (Kegiatan Alternatif Masyarakat Nelayan melalui Crab House Appartment Kepiting)
146. AKURAT (Akselerasi Klaster Budidaya Ikan Unggulan Kesejahteraan Rakyat Terintegrasi)
147. AQUA HOME (Aquaculture of Saline Tilapia at Home)
148. Si ABANG UDANG (Sistem Budidaya Udang Vaname Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan)
149. SIDOLPIN (sistem Informasi Daerah Potensial Penangkapan Ikan)
150. SAMPAN (Sistem Administrasi Manajemen Pendataan Armada Nelayan)
151. KIOS MARITIM (Pelayanan PAS Kecil)
152. SIPELIKAN (Sistem Informasi Pelayanan Perikanan dan Kelautan)
153. ARUMI (Atraktor Cumi)
154. SEPIDA ONTEL GPM (Semangat Pengendalian Inflasi Daerah Untuk Mendorong Penguatan Ekonomi Berkelanjutan Melalui Gerakan Pangan Murah)
155. ASAM KANDIS (Ayo Bersama Mewujudkan Keamanan Pangan Terintegrasi)
156. MENGALO DISANTAN (Mari Menyajikan Pangan Lokal di Setiap Acara dan Pertemuan)
157. SIPPAHIT (Sistem Penyuluhan Penggunaan Agen hayati untuk Tanaman)
158. AKOORLAH TU(Ambil Koordinat Lahan Untuk Bantuan)
159. OCTOPUS (Operation of Castration at Puskeswan)
160. GELORA (Gerakan Lokal Ternak Ramah Lingkungan)
161. SIKARAMUNTING UNGU (Siap Kendalikan Hama dan Penyakit Tanaman Secara Murah Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan sebagai Upaya Pengendalian Hama Terpadu)
162. TAMPAH DUWIT (Tanam padi Hume Di Sela Sawit)
163. UBI MENTEGA (Upaya Bersama Ibu-Ibu Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga)
164. PELANDUK (PEngembangan LAda melalui kebun iNDUK)
165. GETAS RASA ASIN (Gerakan Berantas Rabies dengan Aktif Vaksin)
166. SIPADING GAWIT (Sistem Updating Harga Kelapa Sawit )
167. PELANGI (Perangkap Lalat Buah dari Daun Malada dan Kemanggi)
168. PAGAR RUMAH (Pemanfaatan Asam-Asaman Organik dan PGPR Ramah Lingkungan)
169. SAMBALADA ASIN (Lada Sambung Melada atasi penyakit kuning)
170. NGETEM PADI BAE (Menggerakkan Menanam Kelor dan Katu untuk Memenuhi Kecukupan Air Susu Ibu dan Kesehatan Bayi, Bersama Mencegah Stunting)
171. SIMAS GANTENG (Sistem Informasi Sebaran Kelompok Wanita Tani dengan Aplikasi QGIS di Kabupaten Bangka TEngah)
172. DAPUR PASTA (Database Terpadu Pelaku Usaha Pangan Segar Asal Tumbuhan Kabupaten Bangka Tengah)
173. PENITI SOLOK ( Penyemaian Benih Hortikultura Model Soil Block)
174. MASANG MUDEL GULE BIAR MANTEP (Model Pasang Mulsa Pengendali Gulma, Hemat dan Irit Menuju Pertanian Terpadu)
175. MI’AK HEBAT (Minimalisasi Biaya Usaha Tani Cabe Organik, Lebih Hemat, Lebih Banyak, dan Lebih Berlipat)
176. SIBERAS ( Sistem Irigasi Berbasisi Smartphone)
177. AOK NYAMEN SEK (Ayo Optimalkan Pakan Sapi dengan Hijauan Yang Berprotein Tinggi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Peternak)
178. Gemilang Hati Rupawan (Gerakan Bumi Selawang Segantang Sehat melalui Terwujudnya Keamanan Pangan Asal Hewan)
179. UNICORN MADU (Usaha Peningkatan Income Peternakan Melalui Manajemen Peternakan Terpadu)
180. SINAR BERLIAN (Penelusuran Arsip Profil Pejabat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah)
181. LAKON SRIKANDI (Layanan Konseling Srikandi)
182. e-Arsip Beriman ( Aku Rawat Sistem Informasi Penting Bersifat Rahasia dan Aman)
183. e-Komik Tentang Sejarah Daerah
184. Praja Bina Desa
185. SIPENDEKAR BIRU (Sistem Informasi Pemadaman Bangunan Industri dan Rumah)
186. SIPADAM (Sistem Informasi Pencegahan Dini Atasi Masalah)
187. KOPI PERDA (Konsultasi dan Obrolan Peraturan Daerah)
188. Besame Trantib Koba (Bergerak Bersama Mewujudkan Ketenteraman dan Ketertiban Umum di Kecamatan Koba)
189. SAHABAT DESA KOBA (Sinergi Bantu Administrasi Laporan Keuangan Tingkat Desa Kecamatan Koba)
190. MADU LUBUK (Melayani Masyarakat Terpadu Kecamatan Lubuk Besar)
191. GELASA (Gerakan Pengelolaan Sampah)
192. SI SATU (Sistem Informasi Pertanahan Pangkalanbaru)
193. DIGSIGAP (Digitalisasi Layanan Berbasis Sinergitas TNI-POLRI dan Pemberdayaan Masyarakat)
194. BUNTAL (Buku Tamu Digital)
195. MENTARI (Menkonsumsi Telur Setiap Hari)
196. BINTANG CERIA (Bina Anak Kecamatan Namang Cerdas dan Rajin Membaca
197. GEMA GEMPITA (Gerakan Masyarakat Gemar Melakukan Pemeriksaan IVA Test)
198. KEMBANG DESA (Kecamatan Sambang Desa)
199. JEMPOLAN (Jemput Bola Identitas Kependudukan Digital Selan)
200. KUNTUM RANDU (Kunjungan Tetap untuk Mengoptimalksan Peran dan Layanan Posyandu)
201. PANTAW DESA (Pengamatan dan Pengawasan Desa)
202. ONAR (Operasi Kenakalan Remaja)
203. CIKICIKIBUM (Cipta Kemandirian Cipta Kinerja Bumdes)
204. KECAK CIKAR (Kecamatan Oke Cipta Kondisi Kerja)
205. SI PERETAS (Sistem Pemetaan REsigtrasi Surat Tanah Secara Elektronik)
206. SIAP AKAD (Sistem Update Data Perangkat dan Lembaga Desa)
207. PEKERTI (Pemberdayaan Ekonomi Keluarga melalui Invasi Produk Lokal)
208. SIMADU (Sistem Keamanan Terpadu)
209. SIRATU (Sistem Rekon Aset Terpadu)
210. GERADU (Gerakan Ayah Ke Posyandu)
211. POSTING (Program Posyandu untuk Stunting)
212. KOIN EMAS (Komunikasi Informasi Pelayanan Masyarakat)
213. HIDROPENTING (Hidroponik
214. LACAK BESUKOR (Laporan Cepat Kelurahan Berbasis Suara Warga Respon Layanan)
215. SIKALING (Sistem Keamanan Aktif Lingkungan)
216. Pelayanan Administrasi Berbasis Whatsapp
217. POJOK BACA
218. SIGERCEP (Sistem Gerbang Cepat Pelayanan Administrasi Kependudukan)
219. SIPEKA (Siap ke Posyandu untuk Keluarga)
220. KETAN BCL SUNGAISELAN (Kelompok Tani Bakau Celau Lestari Sungaiselan)
221. SI MANTAP RASA (Sistem Manajemen Aset Rumah Sakit)
222. BRONIS ABAH (Ngobrol Manis Bersama RSUD Drs. Abu Hanifah)
223. KADO LAHIR
224. TUDUNG SAJI
225. SAHABAT (Sistem Aduan Harapan dan Kepuasan Pasien Berbasis Data Terintegrasi)
226. ANJELIN (Antar Jemput Ibu Bersalin)
227. PESAN SINGKAT (Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan menyingsingkan Lengan Bersama Masyarakat)
228. GERAI SEHATI (Gerakan Pelayanan Sosial dan Kesehatan Terintegrasi
229. GEMAR BERTASBIH (Gerakan Masyarakat Berantas Penyakit Tuberkulosis)
230. GESER BESAN (Gerakan Serentak Berantas Sarang Nyamuk)
231. BELACIN UNIK (Pembekalan Calon Pengantin Untuk Persiapan Pernikahan)
232. PEKAN CETING (Pemanfaatan Ikan Cegah Stunting)
233. SEIBU (Sekolah Ibu Hamil)
234. SEKUAT (Sertifikat Gigi Kuat dan Sehat)
235. PEGI PEGI (Penyuluhan Gizi dan Pemeriksaan Gizi)
236. INSPIRASI GIZI (Intervensi Spesialis Atasi Masalah Gizi)
237. P2LP (Pengelolaan Pertama pada Luka Psikologis)
238. KOPI MANIS (Kontrol Hipertensi dan Kencing Manis)
239. SERULING (Seruduk Imunisasi Keliling)
240. JAMPIAN (Jaminan Pendampingan Ibu dan Anak)
241. SAPA SEHAT SELAN (Sarana Penyampaian Informasi dan Edukasi Kesehatan Puskesmas Sungaiselan)
242. Rusip Pedas (Kegiatan Rumah Singgah Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular Disertai Tatalaksana Terapi Akupresur Bekerjasama Dengan Pemerintah Desa Setempat)
243. BERKAH (Berduit Karena Jelantah)
244. Buku Resep Masakan BU Eva (Bergizi, Unggul, Enak, Variatif untuk Balita)
245. SIMPEL (Sistem Manajemen Potensi Ekonomi Lokal)
246. SIPADING (Sistem Pendampingan dan Pengawasan Pembangunan Desa Terintegrasi) (Suf)



