Hasil Laboratorium MBG Padang Baru Negatif, SPPG Tetap Dievaluasi
PANGKALPINANG, MEDIAQU.ID — Pemeriksaan laboratorium terhadap sejumlah sampel makanan dalam kejadian dugaan gangguan pencernaan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Padang Baru, Kecamatan Pangkalan Baru, menunjukkan hasil negatif terhadap seluruh parameter yang diuji.
Pemeriksaan dilakukan UPTD Balai Laboratorium Kesehatan, Pemeliharaan dan Kalibrasi Alat Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hasil pemeriksaan tersebut diterbitkan pada 21 September 2026 dan mencakup sampel yang diambil dari SPPG serta lokasi sekolah.
Ketua Satgas SPPG, Anas Ma’ruf, mengatakan hasil pemeriksaan menjadi salah satu dasar dalam proses evaluasi terhadap kejadian yang dilaporkan pada 18 September 2026.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium yang sudah keluar, seluruh sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif terhadap parameter yang diuji. Pemeriksaan Rhodamin B pada beberapa sampel juga menunjukkan hasil negatif,” kata Anas, Senin (21/9/2026).
Dari SPPG Padang Baru, sampel yang diperiksa antara lain semangka, sambal sachet Delmonte, susu Ultra Kids 125 ml, selada, timun, patty ayam, dan roti.
Sementara itu, sampel yang diambil dari MI Ponpes Syaikhona Kholil (Al-Arifin), Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalan Baru, terdiri atas susu Ultra Kids 125 ml, sambal sachet ABC, semangka, selada, timun, patty ayam, dan roti.
Menurut Anas, pemeriksaan mikrobiologi terhadap seluruh sampel tersebut tidak menunjukkan adanya hasil positif pada parameter yang diuji. Pengujian Rhodamin B terhadap sambal sachet Delmonte, sambal sachet ABC, serta semangka juga dinyatakan negatif.




