Hadiri Khataman Quran di Airgegas, Rusi Sartono Ajak Warga Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup
BANGKA SELATAN, MEDIAQU.id — Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti Khataman Quran ke-19 di Masjid Raudhatus Sholihin, Unit 3 Desa Airgegas, Sabtu (1/11/2025). Acara penuh makna ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Rusi Sartono, S.IP.
Kegiatan yang mengusung tema “Menyiarkan Generasi Qur’ani Menuju Masa Depan Gemilang” ini diikuti oleh puluhan santri Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) yang dengan khidmat menuntaskan bacaan suci Al-Quran.
Tampak para orang tua, guru, dan warga desa hadir memberikan dukungan dan doa bagi anak-anak mereka yang telah berhasil menghatamkan Al-Quran.
Selain Rusi Sartono, hadir pula Anggota DPRD Basel H. Surianto, Camat Airgegas, para kepala desa se-Kecamatan Airgegas, Ketua DPD BKPRMI Basel, kepala unit TK/TPA Airgegas, pengurus Irmas, serta majelis taklim dari berbagai desa di Airgegas.
Rusi Sartono menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai khataman Quran bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan juga wujud nyata pendidikan moral dan spiritual bagi generasi muda.
“Alhamdulillah, hari ini saya bisa menghadiri khataman Quran di Desa Airgegas. Selamat dan sukses untuk anak-anak yang telah menghatamkan Al-Quran hari ini,” ujarnya.
Ia juga mengajak para santri untuk terus menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dalam setiap langkah.
“Semoga ilmu membaca dan mengamalkan Al-Quran ini menjadi pedoman hidup, baik di dunia maupun di akhirat nanti,” tambahnya.
Tak lupa, Rusi Sartono memberikan apresiasi khusus kepada para orang tua, guru, serta para ustaz dan ustazah yang telah dengan sabar dan tekun membimbing anak-anak hingga mampu membaca dan menghatamkan Al-Quran.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua, para guru, dan ustaz-ustazah yang dengan sabar serta penuh ketulusan mendampingi anak-anak dalam belajar Al-Quran. Tanpa bimbingan dan doa mereka, tentu capaian ini tidak akan terwujud,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rusi menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan budaya lokal yang menjadi ciri khas masyarakat Bangka Selatan.
“Dan hari ini, budaya Sepintu Sedulang atau Serantang terus kita lakukan. Mari kita jaga bersama tradisi dan acara-acara keagamaan seperti ini agar bisa memupuk rasa kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian antar sesama,” tutur Rusi menutup sambutannya.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama serta penyerahan piagam penghargaan bagi para santri. Senyum bahagia terpancar di wajah para peserta dan orang tua, mencerminkan semangat religius dan nilai kekeluargaan yang kuat di tengah masyarakat Negeri Junjung Besaoh. (Suf)



