Kasus Hipertensi di Basel Capai 9.327, ISPA 8.108
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Bangka, dr Agus Pranawa, mengatakan sebanyak 9.327 warga dilaporkan menderita hipertensi, sementara kasus ISPA mencapai 8.108 orang.
“Kami melihat bahwa pola penyakit masih didominasi oleh penyakit tidak menular seperti hipertensi, diikuti penyakit menular seperti ISPA. Ini menjadi perhatian bersama,” ujar Agus kepada Mediaqu.id, Senin (21/4/2025).
Selain itu, beberapa penyakit lain juga tercatat dengan angka cukup tinggi, seperti dispepsia atau gangguan lambung sebanyak 5.314 kasus dan penyakit pada rongga mulut sebanyak 4.714 kasus.
Agus menjelaskan, meningkatnya kasus dispepsia kemungkinan berkaitan dengan pola makan masyarakat yang belum seimbang serta stres.
Sedangkan penyakit pada rongga mulut umumnya disebabkan oleh kebersihan gigi yang kurang terjaga.
Penyakit diabetes melitus juga cukup tinggi, dengan jumlah penderita mencapai 2.593 orang. Sementara penyakit pada sistem otot tercatat 2.291 kasus, diikuti cephalgia (sakit kepala kronis) 1.269 kasus, dan diare 1.254 kasus.
“Kasus diabetes terus meningkat dari tahun ke tahun. Kami mendorong masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan menjaga pola hidup sehat,” ujar Agus.
Kasus penyakit pada mata tercatat sebanyak 996 orang, dan penyakit kulit akibat infeksi sebanyak 911 orang.
Agus menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat upaya promotif dan preventif melalui kampanye kesehatan serta peningkatan layanan di tingkat puskesmas.
“Kami berharap kolaborasi semua pihak untuk menekan angka kesakitan di masyarakat,” kata dia. (Suf)




