Bangka Selatan

Warga Keluhkan Biaya Rp300 Ribu untuk Bikin Surat Rumah di Desa Irat, Ini Penjelasan Kades

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah desa tidak pernah menerima uang sebagaimana disebut dalam video tersebut.

“Kami tidak pernah meminta. Kalau pun ada warga yang memberi, itu murni inisiatif dari mereka,” tegasnya.

Suratno menambahkan, setelah video itu viral, pihaknya bersama sejumlah perangkat desa langsung berupaya mengonfirmasi untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Baca juga  Pemkab Basel Siapkan Rp 10 Miliar untuk Pembebasan Lahan

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan APDESI,” tutupnya. (Suf)

 

 

 

 

 

 

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!