Dari Pena ke Paku, Jurnalis Babel Bangun Harapan Bersama TNI dan Polri

Sore itu, suasana di Kelurahan Tuatunu Indah, Kecamatan Gerunggang, Pangkalpinang, terasa berbeda. Senyum-senyum bahagia menghiasi wajah warga ketika rumah sederhana seorang warga diresmikan sebagai Rumah Layak Huni hasil gotong royong jurnalis bersama masyarakat dan aparat TNI–Polri.
Langit yang mulai jingga tak mampu menyembunyikan keharuan di mata mereka yang hadir. Bagi sebagian orang, ini mungkin sekadar acara seremonial. Namun bagi keluarga penerima bantuan dan masyarakat sekitar, ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian masih hidup di tengah hiruk-pikuk kota dan berita.
Di balik kegiatan kemanusiaan itu, ada sosok jurnalis La Ode M. Murdani. Biasanya, ia dikenal lewat tulisannya yang kritis. Namun kali ini, ia menunjukkan bahwa jurnalis bukan hanya menyuarakan masalah, tapi juga menjadi bagian dari solusi.
“Ini bukan tentang saya, tapi tentang kita semua. Tentang bagaimana insan pers bisa ikut meringankan beban sesama,” ujar La Ode dengan suara bergetar, didampingi empat rekannya Maulana, Dwi, Zainal, dan M. Aditya yang bahu-membahu sejak awal pembangunan.
Gerakan kemanusiaan ini mendapat sambutan luar biasa dari berbagai pihak. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bangka Belitung Kolonel Laut (P) Ipul Saepul, S.E., M.Tr.Opsla, hadir langsung memberikan apresiasi.
“Ini ide luar biasa dari rekan-rekan jurnalis. Kami dari Lanal Babel siap mendukung kegiatan seperti ini, bahkan kalau bisa dilakukan setiap bulan,” ungkap Danlanal Ipul dengan tegas namun penuh haru.

Tak hanya TNI AL, Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners juga ikut turun tangan. Ia menyebut kolaborasi sosial ini sebagai momentum penting yang memperlihatkan bahwa media dan aparat penegak hukum bisa bersinergi untuk kemanusiaan.
“Selama ini masyarakat mungkin melihat jurnalis hanya mencari berita. Tapi hari ini mereka melihat jurnalis ikut membangun,” ujar Kapolresta Max, lulusan Akademi Kepolisian tahun 1999 itu.
Pujian juga datang dari Dirbinmas Polda Babel Kombes Pol M. Ridwan Raja Dewa, S.I.K., M.H., yang menyebut kegiatan ini sebagai langkah bersejarah bagi dunia jurnalistik di Bangka Belitung.
“Biasanya orang melihat jurnalis mencari kesalahan. Tapi lewat kegiatan ini, masyarakat melihat jurnalis hadir membawa perubahan dan harapan,” ucapnya.



