Bangka

9.000 KL BBM ke Depo Afuk di Belinyu, Depo Induk Cuma Kebagian Sisa

Distribusi menjadi tidak efisien dengan sistem demikian. Pasokan sisa dari Belinyu kerap diangkut kembali menggunakan kapal tanker ke Pangkalbalam, atau bahkan dibongkar sepenuhnya di Belinyu dan didistribusikan ke SPBU dengan mobil tangki.

Masalah lain mencuat lantaran depo di Belinyu disebut merupakan fasilitas milik Afuk yang dikontrak Pertamina, sementara Depo Pangkalbalam memiliki sembilan tangki besar berkapasitas puluhan ribu ton. Namun, kapal tanker justru lebih sering bersandar di Belinyu.

“Salah satu penyebab kelangkaan adalah distribusi yang lebih banyak dari Belinyu, padahal kapasitas Pangkalbalam besar. Kenapa kapal tanker lebih sering ke Belinyu?” tegas sumber tersebut.

Baca juga  Rato Rusdiyanto Janji Tolak Gaji Jika Terpilih Bupati Bangka

Dugaan dominasi Afuk dalam distribusi BBM memunculkan pertanyaan apakah prioritas bongkar di Belinyu semata untuk alasan bisnis kontrak, atau ada kepentingan lain yang mempengaruhi.

Hingga laporan ini disusun, Humas Pertamina Pangkalbalam, Sandi, belum memberikan tanggapan terkait isu ini.

Upaya konfirmasi juga sedang dilakukan kepada Afuk terkait dugaan dominasi distribusi BBM melalui fasilitas Belinyu. (***)

 

 

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!