Kemenag Bangka Selatan Olah Sampah Organik Jadi Asap Cair Ramah Lingkungan
Asap cair yang dihasilkan memiliki nilai guna tinggi. Cairan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami yang ramah lingkungan. Bau asap yang khas dinilai efektif mengusir hama tanaman tanpa bahan kimia berbahaya.
Selain itu, sisa pembakaran berupa arang dan abu juga tidak terbuang percuma. Arang dapat dimanfaatkan sebagai media tanam, sedangkan abu bisa digunakan sebagai campuran kompos.
Program ini diharapkan menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis nilai keagamaan sekaligus solusi praktis bagi masyarakat. Kemenag Bangka Selatan juga berencana terus mengembangkan inovasi ekoteologi lainnya.
“Kami berharap langkah kecil ini bisa menginspirasi masyarakat untuk menjaga lingkungan. Satu bumi untuk kita semua,” katanya.
Melalui program tersebut, Kemenag Bangka Selatan menegaskan bahwa pelestarian alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan bagian dari pengamalan nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Hara[anya juga upaya ini sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan keagamaan dapat berjalan seiring dengan solusi ilmiah dalam mengatasi persoalan lingkungan,” pungkas Karyawan. (Suf)




