Bangka Selatan

Kemenag Bangka Selatan Olah Sampah Organik Jadi Asap Cair Ramah Lingkungan

BANGKA SELATAN, MEDIAQU.id – Kepedulian terhadap lingkungan terus digaungkan jajaran Kementerian Agama Republik Indonesia melalui program ekoteologi. Salah satu implementasinya dilakukan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan dengan mengolah sampah organik menjadi produk bermanfaat tanpa mencemari udara.

Kepala Kantor Kemenag Bangka Selatan, H.M. Karyawan, menjelaskan program ini merupakan bagian dari Astaprotas atau delapan program prioritas Kemenag, khususnya pada aspek ekoteologi, yakni tanggung jawab moral umat beragama dalam menjaga alam ciptaan Tuhan.

Menurut dia, pengelolaan sampah organik seperti kayu, ranting, dan daun tidak lagi dilakukan dengan pembakaran terbuka. Pihaknya menerapkan sistem pembakaran semi-pirolisis menggunakan tabung khusus berbahan semen sederhana.

Baca juga  130 Warga Basel Kini Bisa Melihat Lagi Berkat Operasi Katarak Gratis AMCF

“Pembakaran dilakukan dalam tabung tertutup sehingga asap diisolasi. Cara ini meminimalkan polusi udara dan emisi karbon dibanding pembakaran terbuka,” ujarnya kepada Mediaqu.id, Rabu (18/2/2026).

Asap hasil pembakaran kemudian dialirkan melalui pipa menuju tong berisi air untuk proses pendinginan atau kondensasi. Dari proses tersebut dihasilkan cairan yang dikenal sebagai asap cair.

“Asap yang keluar tidak lagi pekat karena sudah mengalami kondensasi. Bahkan yang keluar dari cerobong hanya berupa uap ringan sehingga tidak mencemari lingkungan,” jelasnya.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!