Headline

Baru Dilantik, Adi Irawan Pilih Ngopi Bareng Warga: Politik Tanpa Jarak

PANGKALPINANG, MEDIAQU.id – Pagi itu, Warkop Akew tak berbeda dari biasanya. Meja-meja kayu dipenuhi pelanggan, asap kopi mengepul tipis, dan obrolan mengalir dari isu ringan hingga persoalan hidup sehari-hari.

Namun di salah satu sudut, ada sosok yang menarik perhatian. Adi Irawan S.E duduk santai tanpa sekat, bercengkerama layaknya warga biasa.

Ia tampil sederhana, hanya mengenakan kaos oblong dan celana jeans, jauh dari kesan formal seorang pimpinan partai.

Tak banyak yang menyangka, pria dengan penampilan kasual itu baru saja mengemban amanah besar sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang periode 2026–2031.

Jabatan yang diraih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) di Pasir Padi Resort, Senin (16/02/2026), tidak lantas membuatnya berjarak.

Sebaliknya, Ketua Komisi III DPRD Kota Pangkalpinang ini justru memilih kembali ke ruang paling akrab bagi masyarakat: warung kopi.

Di tempat itu, Adi tidak tampil sebagai elite politik. Ia hadir sebagai pendengar. Sesekali tertawa, sesekali menanggapi, namun lebih sering membiarkan warga bercerita tentang harga sembako, sulitnya pekerjaan, hingga harapan terhadap kota yang mereka cintai.

Baca juga  Disambut Meriah Siswa SMK Perikanan, Gubernur Hidayat Janjikan Sekolah di Pulau Nasik Lebih Baik

“Di sinilah kita bisa dengar suara yang sebenarnya,” ujarnya singkat, sambil mengaduk kopi.

Bagi Adi, warung kopi bukan sekadar tempat bersantai. Ia melihatnya sebagai ruang dialog yang jujur, tanpa tekanan, tanpa formalitas. Percakapan yang lahir pun terasa lebih apa adanya.

Seorang warga, Yudi (42), mengaku baru pertama kali berbincang langsung dengan pimpinan partai dalam suasana seperti itu.

“Biasanya kan kalau pejabat ada jarak. Tapi ini beda, beliau duduk lama, ngobrol biasa saja,” katanya.

Momen seperti itu, menurut Adi, justru penting untuk menjaga arah politik tetap membumi.

Ia tidak ingin Partai Golkar hanya dikenal lewat struktur dan agenda formal, tetapi juga lewat kehadiran nyata di tengah masyarakat.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!