GERMAS Jadi Fokus Penguatan Kesehatan Warga Pangkalpinang

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang mengubah pendekatan kampanye hidup sehat dari kegiatan seremonial menjadi agenda rutin yang menjangkau seluruh kecamatan. Melalui perluasan Car Free Day (CFD) yang dipadukan dengan senam bersama, pemerintah berupaya membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih aktif bergerak.
Program tersebut menjadi bagian dari implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), yang menitikberatkan pada upaya pencegahan penyakit melalui perubahan pola hidup.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang, Juhaini, mengatakan pemerintah ingin memastikan setiap kecamatan memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk menggelar aktivitas olahraga bersama.
“Kegiatan ini tidak berhenti di satu lokasi. Ke depan akan dilaksanakan secara bergilir agar manfaatnya dirasakan masyarakat di seluruh kecamatan,” ujar Juhaini di sela kegiatan senam bersama di Taman Wilhelmina, Jumat (17/7/2026).
Menurut dia, meningkatnya kasus penyakit tidak menular tidak bisa hanya dihadapi melalui layanan kesehatan. Yang lebih penting adalah membangun kesadaran masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat sejak dini.
Ia menjelaskan, GERMAS mendorong masyarakat menerapkan berbagai kebiasaan sehat, salah satunya melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. Kebiasaan tersebut dinilai menjadi fondasi untuk menjaga kebugaran sekaligus menekan risiko berbagai penyakit.
“Kalau masyarakat terbiasa bergerak, menjaga pola makan, dan cukup beristirahat, kualitas kesehatan akan meningkat. Itu yang sedang kita bangun melalui kegiatan ini,” katanya.
Camat Taman Sari, Yansyah Tri Darmawan Putra, mengatakan CFD tidak sekadar menjadi ruang olahraga, tetapi juga instrumen pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya aktivitas fisik.
Menurut dia, perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung kurang bergerak menjadi tantangan baru di bidang kesehatan. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya risiko obesitas, hipertensi, diabetes, dan penyakit kronis lainnya.
“CFD menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat bahwa olahraga bukan hanya kegiatan akhir pekan, tetapi harus menjadi bagian dari rutinitas harian,” ujarnya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap kegiatan yang digelar secara bergilir di setiap kecamatan mampu membentuk budaya hidup sehat sekaligus memperkuat langkah preventif dalam menekan angka penyakit tidak menular di Kota Pangkalpinang. (Suf)




