Pemkot Pangkalpinang

Prof Udin Ungkap Potensi PAD Iuran Sampah Bisa Tembus Rp16 Miliar

PANGKALPINANG, MEDIAQU.id – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, membocorkan besarnya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai masih belum tergarap maksimal. Salah satu sumber penerimaan yang disorot adalah iuran sampah.

Wali Kota yang akrab disapa Prof Udin mengungkapkan penerimaan dari iuran sampah saat ini baru mencapai sekitar Rp4,5 miliar per tahun.

Padahal, berdasarkan perhitungan pemerintah kota, potensi penerimaan dari sektor tersebut dapat mencapai Rp16 miliar setiap tahun.

“Saya bocorin dikit. Dari sampah saja sekarang kita dapat Rp4,5 miliar setahun. Potensinya Rp16 miliar,” ujar Prof Udin kepada Mediaqu.id belum lama ini. 

Menurutnya, masih banyak sumber PAD yang bisa dioptimalkan selain iuran sampah. Ia mencontohkan penerimaan dari sektor parkir, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga pajak kendaraan bermotor yang memiliki potensi besar jika seluruh masyarakat tertib memenuhi kewajibannya.

Prof Udin bahkan menyebut jumlah kendaraan bermotor di Kota Pangkalpinang diperkirakan mencapai 255 ribu unit, sementara jumlah mobil sekitar 55 ribu unit.

Baca juga  Adu Kreativitas Lewat Lomba Fashion Show Daur Ulang

Dengan jumlah kendaraan sebanyak itu, ia menilai potensi penerimaan daerah masih sangat besar apabila seluruh objek pajak dan retribusi dapat dikelola secara optimal.

Ia mengungkapkan, pada tahun sebelumnya realisasi PAD Kota Pangkalpinang berhasil melampaui target hingga 111 persen, atau naik sekitar 11 persen dari target yang telah ditetapkan. Tahun ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan capaian yang lebih tinggi.

Prof Udin juga meminta dukungan para pengurus RT dan RW untuk mengingatkan masyarakat agar segera melunasi PBB.

Menurutnya, kepatuhan warga membayar pajak akan berdampak langsung terhadap kemampuan pemerintah membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik.

Di tengah terbatasnya anggaran transfer dari pemerintah pusat, ia menegaskan pemerintah daerah harus mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dengan mengoptimalkan seluruh potensi PAD yang dimiliki.

“Kita harus kreatif, harus produktif, harus kuat. Jangan galak ngeluh, hidup ini jangan galak ngeluh,” pesan Prof Udin. (Suf)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!