Wujudkan Generasi Inklusif, PT Timah Hadirkan Solusi Nyata untuk Pendidikan dan Terapi ABK
Salah satu orang tua anak berkebutuhan khsusus, Rosmeri merasa sangat senang bisa mengikuti seminar ini karena mendapatkan banyak pemahaman dan pengetahuan baru untuk menangani anaknya yang mengalami autis.
“Ini pertama kali saya mengikuti seminar seperti ini, karena kami juga baru beberapa waktu lalu tahu kalau anak kami autis. Saya senang mengikutinya karena banyak yang bisa saya diterapkan di rumah dalam proses pengasuhan yang mungkin selama ini saya abai, misalnya dengan memeluk dan memberikan rasa aman,” katanya.
Dirinya mengapresiasi langkah PT TIMAH yang telah membantu mereka dengan membekali ilmu untuk mendampingi anak berkebutuhan khusus.
Kepala Sekolah SLB Negeri Sungailiat Warsih Sri Wahyuni menyebutkan, seminar seperti ini sangat bermanfaat bagi guru dan orang tua. Apalagi kata dia untuk mendukung pertumbuhan anak berkebutuhan khusus tidak hanya bisa mengandalkan sekolah tapi juga peran orang tua sangat penting.
“Selain guru, kami juga mengajak orang tua siswa untuk ikut hadir karena ini penting. Rumah yang didalamnya ada orang tua punya peran sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus. Kami apresiasi PT TIMAH yang sudah memulai dan melaksanakan ini secara berkelanjutan,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini masing-masing narasumber menyampaikan berbagai materi menarik tentang cara kerja otak anak berkebutuhan khusus, cara menangani, terapi yang bisa dilakukan dan upaya pengasuhan yang tepat.
“Saya bangga ada Perusahaan besar yang peduli dengan anak ABK, bahkan PT TIMAH sudah 4 tahun berturut secara berkelanjutan menghadirkan program ini dan ini menyentuh langsung ke anaknya. Kalau tiga tahun lalu hanya dalam bentuk seminar untuk guru dan orang tua, tahun ini PT TIMAH juga memberikan terapi online gratis bagi 10 anak berkebutuhan khusus,” kata Iin Indriyani usah menyampaikan materi. (*)




