ERPEKAT Babel Tegas Tolak Normalisasi LGBT
Ibnu Hajar Ajak Masyarakat Jaga Karakter Generasi Muda Babel
Ia menegaskan bahwa menjaga nilai budaya bukan berarti menolak perkembangan zaman ataupun kemajuan teknologi.
Menurutnya, modernisasi harus tetap berjalan berdampingan dengan pelestarian identitas daerah.
Lebih lanjut, Ibnu Hajar menegaskan sikap ERPEKAT tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk melakukan tindakan kekerasan, penghinaan, diskriminasi, maupun persekusi terhadap individu atau kelompok tertentu.
Ia menilai setiap perbedaan pandangan maupun kritik terhadap suatu fenomena sosial harus disampaikan melalui cara-cara yang konstitusional, edukatif, serta menghormati hukum yang berlaku.
“Kita boleh keras dalam sikap, tetapi tetap beradab dalam tindakan. Yang kita perjuangkan adalah menjaga karakter generasi muda dan jati diri Bangka Belitung,” tegasnya.
Menurut Ibnu Hajar, dialog, edukasi, dan penguatan peran keluarga menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang tetap memegang teguh nilai agama, adat, dan budaya di tengah arus globalisasi yang terus berkembang.
Ia berharap seluruh komponen masyarakat dapat bersinergi untuk menjaga identitas Bangka Belitung sekaligus menciptakan kehidupan yang aman, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat. (Suf)




