Dari Garuda hingga Kepiting, 128 Tim Warnai Karnaval HUT RI di Pangkalpinang
Ornamen burung Garuda, kepiting, ikan, serta berbagai bentuk kreasi lain tampil di sepanjang parade. Pakaian hias dengan beragam konsep turut menjadi perhatian masyarakat yang menyaksikan.
Bagi Saparudin, karnaval bukan semata perayaan tahunan. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menunjukkan kreativitas, terutama di kalangan generasi muda.
Ia juga mengingatkan bahwa perayaan kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada kemeriahan. Momentum HUT RI, kata dia, perlu digunakan untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan menjaga seni serta budaya daerah.
Saparudin kemudian mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi untuk mendorong kemajuan Pangkalpinang dan Bangka Belitung.
Menurut dia, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, organisasi, maupun elemen lainnya.
“Kami menyadari untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua elemen masyarakat,” katanya.
Karnaval pun menjadi lebih dari sekadar parade. Di tengah kostum warna-warni dan atraksi peserta, terselip pesan tentang identitas daerah, kreativitas generasi muda, serta semangat kebersamaan yang menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan. (*)




